Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN UPAYA KESEHATAN BERSUMBER DAYA MASYARAKAT (UKBM) DALAM MEWUJUDKAN DESA SIAGA PTM DI KELURAHAN TAMBAKREJA KABUPATEN CILACAP Sodikin Sodikin; Opi Irawansah; Bejo Danang; Yayang N. A; Anisa M.
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 4 No 1 (2023): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v4i1.498

Abstract

Diabetes Melitus (DM) termasuk Penyakit tidak menular (PTM) dengan sebutan lifelong disease. Kemampuan Diabetesi mengelola DM menjadi faktor penting untuk mencegah munculnya komplikasi. Kelurahan Tambakreja merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Cilacap Selatan yang kasus PTM DM tinggi. DM di kelurahan ini ada di karenakan berbagai sebab antara lain belum mampu mengidentifikasi faktor resiko kejadian DM, belum melaksanakan skrining secara rutin dan bagi yang sudah DM belum mampu mengelola DM dengan baik. Kelurahan ini sudah memiliki kadaer posyandu/posbindu tetapi belum memiliki kader yang peduli PTM. Puskesmas sudah melakukan upaya pencegahan tetapi intervensi yang diberikan belum secara kontinu (masih sesuai kesepakatan) terkait manajemen bagi diabetes. Keterlibatan peran masyarakat sebagai bagian pemberdayaan dalam kegiatan kesehatan terutama dalam level pencegahan masih harus ditingkatkan. Upaya preventif/pencegahan baik melalui upaya primer, sekunder, dan tertier di lakukan untuk mencegah kasus PTM (DM) terus meningkat, dan penanganan PTM ini multisektoral. Metode pelaksanaan pengabdian dengan edukasi, pelatihan kader PTM, Pengembangan jejaring PTM, pengembangan pendanaan swadaya masyarakat untuk penanganan PTM. Hasil pengabdian menunjukkan nilai-nilai rata pretest (score 69) dan nilai rata-rata post test (score 88, 12), Pelatihan yang diberikan pada kader cara pengukuran tensi, pengukuran gula darah. Dari pelatihan tensi terdapat 5 orang peserta mampu melakukan dengan baik, sisanya memerlukan latihan dengan pendampingan. Hasil Pelatihan pengukuran Gula darah 6 orang mampu melakukan dengan baik. Terbentuk kader PTM yang melekat juga dengan kader posyandu. Akan mendiskusikan untuk mufakat pendanaan dalam mengelola PTM di RW 4.
Penerapan Keterampilan “Foot Care Mandiri” Penyandang DM Tipe 2 sebagai Preventif Luka Kaki pada Kelompok Prolanis di Fasilitas Kesehatan Primer Sodikin Sodikin; Bejo Danang Saputra; Mufarikhan Aziz; Fatah Yodha Ardhani
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.897

Abstract

Diabetes Melitus adalah sindrom hiperglikemia kronis akibat defisiensi insulin relatif, resistensi, atau keduanya. Sekitar 10-15% pasien diabetes mengalami ulkus/luka kaki. Masalah kaki diabetes bertanggung jawab atas hampir 50% dari semua pasien yang dirawat di rumah sakit terkait diabetes. Banyak pasien lebih rentan karena mereka tidak memiliki akses ke perawatan kesehatan dan pendidikan yang tepat. Kemiskinan meningkatkan risiko terkena diabetes, komplikasi dan kematian akibat diabetes. Dampak diabetes jika tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan komplikasi. Salah satu komplikasi mikrovaskular yang signifikan dan sering kali terabaikan adalah luka kaki diabetes. Luka ini timbul akibat gangguan neuropati perifer yang menyebabkan penurunan sensasi rasa sakit, serta gangguan sirkulasi darah di ekstremitas bawah. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan perawatan diri khususnya perawatan kaki diabetik untuk mencegah luka kaki. Hasil pengabdian menunjukkan pengetahuan sebelum diberikan ketrampilan perawatan rata-rata skor 6,25 dan setelah diberi tindakan rata-rata skor 7,33. Kesimpulan pengetahuan dan ketrampilan perawatan kaki penyandang DM tipe 2 dapat ditingkatkan dengan pemberian edukasi dan praktek secara langsung, sehingga preventif luka kaki dapat dicegah secara dini.