Musbir
STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kinerja KUA dalam Memberikan Pelayanan kepada Masyarakat Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya Musbir
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 1 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Urusan Agama sebagai perpanjangan tangan Kementerian Agama memiliki peran yang strategis dan krusial dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat. Pada prinsipnya, setiap organisasi memerlukan strategi yang terencana dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan. Penerapan strategi pelayanan dalam suatu instansi pemerintahan, termasuk KUA Kecamatan Kuala Batee, diharapkan mampu memastikan bahwa kinerja pelayanan yang telah direncanakan dapat terlaksana sesuai dengan tujuan dan harapan. Kinerja berperan sebagai unsur penggerak sekaligus wujud determinasi diri dalam pelaksanaan pekerjaan, sehingga tugas tidak dilaksanakan secara setengah-setengah, melainkan dengan mengoptimalkan seluruh kemampuan dan kompetensi yang dimiliki. Profesionalisme kerja menjadi prasyarat penting agar pekerjaan dapat diselesaikan secara tepat waktu serta selaras dengan peraturan yang ditetapkan oleh instansi pemerintah. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji kinerja Kantor Urusan Agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta strategi yang diterapkan dalam mengoptimalkan pelayanan publik di wilayah Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini mengumpulkan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kinerja pelayanan di KUA Kecamatan Kuala Batee mampu memberikan hasil yang optimal dalam pelaksanaan pelayanan publik, sehingga masyarakat merasakan kepuasan dan kemudahan dalam mengurus berbagai keperluan, serta menilai bahwa pelayanan yang diberikan tergolong baik. Salah satu bentuk pelayanan publik yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah penerapan pelayanan terpadu oleh pegawai KUA Kecamatan Kuala Batee; dan (2) strategi yang diterapkan KUA Kecamatan Kuala Batee dalam upaya meningkatkan kinerja pelayanan meliputi penerapan kedisiplinan kerja, penguatan kebersamaan antarpegawai, keteladanan pimpinan, serta pemberian motivasi kepada pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya.
Strategi Meningkatkan Pelayanan Administrasi Kasi Pendidikan Islam terhadap Kepuasan Guru Madrasah di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya Musbir
Anatesa : Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 16 No. 2 (2026): Kajian Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : STIT Muhammadiyah Aceh Barat Daya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan administrasi yang cepat, akurat, dan berkualitas merupakan kewajiban Aparatur Sipil Negara dalam memenuhi kepuasan pemangku kepentingan, termasuk guru madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Islam dalam meningkatkan pelayanan administrasi Pendidikan Islam bidang madrasah, serta mekanisme pelayanan administrasi yang diterapkan pada Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya terhadap kepuasan guru madrasah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas Kasi Pendidikan Islam, staf Pendidikan Islam, dan guru madrasah yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kasi Pendidikan Islam telah menjalankan perannya dengan baik sebagai leader melalui pengambilan keputusan secara musyawarah, sebagai motivator melalui keteladanan kedisiplinan, dan sebagai inovator melalui pengembangan aplikasi E-Siasat untuk pelayanan sertifikasi guru secara daring; (2) mekanisme pelayanan administrasi telah dilaksanakan melalui empat aspek, yaitu transparansi informasi, kemudahan akses melalui grup WhatsApp, kepastian waktu penyelesaian tugas, dan penerapan etika pelayanan yang ramah dan sopan, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan sarana prasarana serta keterlambatan penyelesaian berkas ketika pejabat berwenang tidak berada di tempat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sarana prasarana dan pengembangan sistem pelayanan daring secara berkelanjutan guna meningkatkan kepuasan guru madrasah.