Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Predicting the Effect of Magnetic Acquisition Using CrowdMag Android App on Fundamental Magnetic Concepts Mastery in Basic Physics Jufri; Rizky Fatmalasari L; La Naston
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9131

Abstract

If the concept of the magnetic field is categorized as one of the physics concepts considered difficult by some students, then classroom instruction itself is not sufficient to explain it. This research reveals that integrating magnetic acquisition using the Android application CrowdMag in learning the concept of the magnetic field can be an effective solution. Testing 32 (on thirty-two) Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) Universitas Darussalam Ambon students showed that magnetic acquisition using the Android application CrowdMag had a significant effect on the mastery of the magnetic field concept. This effect is not due to chance, as evidenced by a significant regression coefficient β and an F-calculated value greater than the F-table value, as well as a strong and linear correlation between the variables of magnetic acquisition and the mastery of the magnetic field concept. The resulting regression model (Y = 31.271 + 0.584X) can be used to predict the effect of magnetic acquisition using the Android application CrowdMag on the mastery of basic physics concepts of magnetic fields for students of FKIP Unidar Ambon.
Identifikasi Batuan Pondasi Candi (Andesit) di Bawah Permukaan Sekitar Candi Badut dengan Metode Geolistrik Resistivitas Ahmad Luthfin; Husni Cahyadi K; Jufri Jufri
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 10, No 2 (2020): October
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/ijap.v10i2.41384

Abstract

Situs Candi Badut diprediksi memiliki pondasi yang melebar persegi empat untuk menopang bangunan inti candi agar tidak ambles. Situs Candi Badut berdasarkan bentuk fisik bagian atas, susunannya kurang lengkap, sehingga dimungkinkan masih terdapat sisa–sisa batuan yang memenuhi fungsi utuh dari candi tersebut masih terkubur. Berdasarkan asumsi tersebut maka kegiatan penelitian kali bertujuan untuk mengindentifikasi batuan pondasi Candi Badut dan batuan andesit yang terkubur disekitar bangunan candi. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik resistivitas, metode ini sering digunakan untuk melakukan investigasi bawah permukaan bumi, karena metode geolistrik resistivitas dapat menentukan jenis dan struktur batuan tanpa harus menggali, hanya berdasarkan sebaran resisitivitas dibawah permukaan. Alat yang digunakan adalah Resisvitimeter OYYO MC OHM lengkap beserta elektrodanya. Konfigurasi untuk susunan elektrodanya menggunakan konfigurasi wenner karena konfigurasi tersebut dianggap mampu memperoleh data yang lebih teliti dibandingkan dengan konfigurasi lainnya. Berdasarkan hasil penelitian pada keseluruhan interpolasi lintasan 1,2,3 dan 4 dengan metode geolistrik resistivitas menggunakan konfigurasi wenner dapat diketahui bahwa batuan pondasi candi (andesit) berada pada kedalaman 0,5-1,5 m,yang merupakan batuan dengan nilai resistivitas terbesar dibandingkan batuan yang lainnya dengan nilai resistivitas batuan kisaran antara 33,87 Ωm-66,8 Ωm, sedangkan pada kedalaman 1,51m-7,91m terdiri dari tanah lanau basah lembek dan tanah lanau, pasiran, tidak ditemukan batuan candi (andesit) yang terkubur didalam tanah.