p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Cendekia Ilmiah
Thelma Wawointana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Di Kota Manado Anglia Runtuwarow; Thelma Wawointana; Fitri H. Mamonto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6162

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penyaluran dan faktor determinan kebijakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kota Manado. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara, dengan analisis deskriptif kualitatif menggunakan model interaktif. Fokus penelitian adalah penyaluran KUR (sosialisasi, persyaratan, manfaat terhadap UMKM, dan monitoring oleh bank) serta faktor determinan (suku bunga kredit). Hasil menunjukkan bahwa implementasi kebijakan KUR di Manado Tahun 2023 belum optimal, terutama dalam sosialisasi program. Meskipun demikian, KUR memberikan dampak positif bagi pengembangan usaha UMKM dengan persyaratan mudah dan suku bunga rendah. Disarankan adanya kerjasama antara pemerintah dan lembaga penyalur untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi persuasif kepada nasabah guna menghindari kendala seperti kredit macet.
Implementasi Kebijakan Izin Usaha Ketenagalistrikan Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Daerah (ESDMD) Provinsi Sulawesi Utara Micriority Yearsy Maki; Thelma Wawointana; Fitri H. Mamonto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6163

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan izin usaha ketenagalistrikan di Dinas ESDMD Provinsi Sulawesi Utara dengan fokus pada struktur organisasi, koordinasi antar lembaga, penerapan SOP, serta sikap dan komitmen pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun struktur organisasi dan SOP sudah ada, terdapat kendala dalam koordinasi dengan Dinas PMPTSPD dan inkonsistensi penerapan SOP. Penerima izin kesulitan memahami proses perizinan, dan masyarakat merasa kurang sosialisasi. Sikap pemangku kepentingan menunjukkan komitmen, tetapi terbatasnya sumber daya menghambat efektivitas. Rekomendasi penelitian ini mencakup peningkatan koordinasi antar lembaga, optimalisasi SOP, dan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan.