Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

From Conventional To Islamic Finance: Implications For Financial Inclusion In Aceh Dira Abdi
SUMBER INFORMASI MANAJEMEN BISNIS DAN AKUNTANSI Vol 2 No 1 (2025): Jurnal SIMBAN
Publisher : Gabungan Riset Edukasi dan Ekplorasi Teori (GREET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65788/simban.v2i1.30

Abstract

The transition from conventional to Islamic finance in Aceh represents a unique case of financial system transformation driven by religious, cultural, and regulatory imperatives. This study examines the drivers, challenges, and outcomes of this transition, with a specific focus on its implications for financial inclusion. Employing a mixed-methods design, the research integrates qualitative interviews with policymakers, bank managers, and community leaders, alongside survey data from 200 residents across urban and rural settings. Findings reveal that Islamic finance, anchored in Shariah principles, has expanded access to financial services for underserved groups, particularly women and micro-entrepreneurs, through microfinance programs and risk-sharing mechanisms. The establishment of the Aceh Shariah Financial Authority has strengthened governance, enhanced public trust, and facilitated a 30% increase in Islamic banks since 2020. However, challenges remain, including uneven literacy, misconceptions about Islamic finance, and gaps in technological adoption. The study contributes to the literature by highlighting Aceh’s distinctive socio-religious context, while offering insights into the role of regulation, innovation, and education in advancing financial inclusion. The findings suggest that Aceh’s experience can serve as a reference model for regions seeking ethical and culturally embedded approaches to inclusive financial development.
Penguatan Literasi Al-Qur'an untuk Anak dan Remaja di Era Digital di Meunasah Drang Muara Batu Aceh Utara Muhammad Muhammad; Zulfikar Zulfikar; Dira Abdi; Anida Anida; Rasyidin Rasyidin; Humaira Saputri
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 1 No. 3 (2024): September-Desember "Implementation of Social Service Programs to Increase Commu
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/j3y6v730

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan, termasuk dalam pembelajaran agama. Anak dan remaja di Meunasah Drang, Muara Batu, Aceh Utara, cenderung lebih akrab dengan perangkat digital dan internet dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional Al-Qur'an. Hal ini mengindikasikan pentingnya penguatan literasi Al-Qur'an melalui pendekatan yang relevan dengan perkembangan teknologi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan literasi Al-Qur'an pada anak dan remaja melalui pemanfaatan teknologi digital. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mencakup pelatihan penggunaan aplikasi digital seperti e-learning, video interaktif, dan aplikasi tafsir untuk mendalami isi Al-Qur'an. Hasil yang dicapai menunjukkan adanya peningkatan minat dan pemahaman peserta dalam mempelajari Al-Qur'an. Sebanyak 75% peserta melaporkan peningkatan keterlibatan dan pemahaman yang lebih baik setelah menggunakan aplikasi pembelajaran berbasis teknologi. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi Al-Qur'an dan dapat menjadi model pengembangan pembelajaran Al-Qur'an yang lebih adaptif dan menarik di era digital.