Bawang merah merupakan umbi yang multi guna dan memiliki prospek yang baik. Bawang merah salah satu komoditas unggulan nasional selain cabai dan kentang. Bawang merah juga banyak kegunaannya, bisa di jadikan bubuk masakan serta tambahan untuk obat-obatan tradisional.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bawang merah dengan pemberian zpt auksin dan kompos kulit pisang. Zpt merupakan vitamin tambahan yang dibutuhkan oleh tanaman,sehingga tanaman bisa tumbuh dengan baik. Kompos kulit pisang merupakan pupuk buatan yang di ambil dari kulit pisang yang sudah tidak digunakan lagi. Penelitian ini telah di laksanakan di balai penelitian sayuran tanah karo. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga ulangan . Dan faktor yang terdiri dari tiga taraf yaitu : Faktor I ZPT (Z) yang terdiri dari tiga taraf, yaitu : Z0 = 0 ml liter, Z1 =15 ml/liter, Z2=20 ml/liter.Faktor 2 kompos kulit pisang (P) yang terdiri dari tiga taraf yaitu : P0=0 Gram/polibag, P1=200 gram/polibag, P2= 400 gram/polibag. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan zpt memberikan pengaruh tidak nyata sedangkan kompos kulit pisang memberikan pengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman interval 3 mst, 4 mst, 5 mst pada perlakuan P2 yaitu 34,38 cm, jumlah daun interval 3 mst, 4 mst, 5 mst pada perlakuan P2 yaitu 19,33 helai, jumlah anakan 4 mst dan5 mst pada perlakuan P2 yaitu 6,28 buah, jumlah umbi per tanaman pada perlakuan P2 yaitu 6,47 buah, berat umbi per plot pada perlakuan P1 yaitu 24,68 g, dan diameter umbi pada perlakuan P2 yaitu 2,34 cm. Hasil penelitian menunjukkan pemberian zpt dan kompos kulit pisang secara interaksi memberikan pengaruh yang nyata terhadap Tinggi tanaman pada perlakuan Z0P1 yaitu 32,14cm pada interval 4 mst.