Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak penggunaan filter Instagram terhadap citra diri pada remaja di kalangan pelajar. Penggunaan filter digital dalam platform media sosial seperti Instagram telah menjadi fenomena yang lazim di kalangan remaja. Namun, penelitian menunjukkan bahwa penggunaan filter ini dapat memiliki konsekuensi negatif terhadap citra diri dan kesejahteraan mental remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan beberapa pelajar berusia yang aktif menggunakan Instagram. Hasil wawancara dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan filter Instagram dapat berdampak pada citra diri remaja dalam beberapa cara. Pertama, filter memungkinkan remaja untuk mengedit dan memanipulasi penampilan fisik mereka, menciptakan standar kecantikan dan ketampanan yang tidak realistis. Kedua, ketergantungan pada filter dapat mengarah pada perasaan tidak percaya diri dan ketidakpuasan terhadap penampilan asli mereka. Ketiga, penggunaan filter Instagram sering dikaitkan dengan kebutuhan untuk mendapatkan pengakuan dan validasi sosial melalui respons like dan komentar. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak negatif penggunaan filter digital terhadap citra diri remaja. Temuan ini dapat memberikan wawasan bagi orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan untuk mengembangkan intervensi yang efektif dalam mendukung kesejahteraan mental dan pengembangan identitas yang sehat di kalangan populasi remaja.