Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN DIGITAL MARKETING DAN FINTECH UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM LOKAL Adi Nugraha, Ginanjar; Kemala Octisari, Sully; Alkaromatunnisa, Riskika
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v4i1.344

Abstract

UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) merupakan salah satu pilar utama dalam perekonomian Indonesia. Menurut data dari Kementerian Koperasi dan UKM, sektor UMKM menyumbang lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap sekitar 97% tenaga kerja. Namun, di era digital yang semakin maju, banyak UMKM yang masih menghadapi tantangan untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh UMKM lokal adalah keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital, khususnya digital marketing. Padahal, strategi pemasaran berbasis digital telah terbukti menjadi alat yang efektif untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan brand awareness, serta mendorong pertumbuhan penjualan. Dengan potensi internet yang terus berkembang di Indonesia didukung oleh penetrasi pengguna internet yang mencapai lebih dari 200 juta orang digital marketing menjadi kebutuhan yang mendesak bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing. Era digital telah mendorong perkembangan pesat di sektor financial technology (fintech) dan digital marketing, yang bersama-sama memainkan peran kunci dalam transformasi ekonomi global. Fintech menawarkan solusi keuangan berbasis teknologi yang inovatif, seperti layanan pembayaran digital, investasi berbasis aplikasi, pinjaman peer-to-peer (P2P), dan blockchain. Sementara itu, digital marketing memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau konsumen melalui berbagai platform, termasuk media sosial, email, mesin pencari, dan aplikasi mobile. Keterpaduan fintech dan digital marketing memungkinkan perusahaan untuk tidak hanya mempromosikan layanan keuangan secara efisien tetapi juga meningkatkan pengalaman pelanggan melalui pendekatan yang berbasis data, personalisasi, dan analitik real-time. Penelitian ini mengeksplorasi strategi digital marketing yang paling efektif untuk meningkatkan adopsi layanan fintech, seperti penggunaan iklan berbasis programmatic, content marketing, dan optimasi media sosial. Selain itu, studi ini juga membahas tantangan seperti keamanan data, privasi pengguna, dan persaingan pasar yang semakin ketat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara teknologi keuangan dan pemasaran digital dapat meningkatkan loyalitas pelanggan, mempercepat penetrasi pasar, dan mendukung inklusi keuangan secara global. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, munculnya sektor fintech (financial technology) telah membawa perubahan besar dalam industri keuangan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Teknologi keuangan memungkinkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan keuangan, seperti pembayaran digital, investasi, pinjaman, dan asuransi, melalui aplikasi berbasis internet. Di Indonesia, dengan jumlah pengguna internet yang semakin meningkat dan penetrasi smartphone yang tinggi, fintech telah menjadi solusi bagi banyak orang dalam mengakses layanan keuangan yang sebelumnya sulit dijangkau. Oleh karena itu, penting untuk menganalisis perkembangan, manfaat
PENINGKATAN LITERASI LAPORAN KEUANGAN DAN PEMASARAN DIGITAL MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PADA UMKM ERZI CRAFT, PURBALINGGA Nugraha, Ginanjar Adi; Wijaya, Minadi; Sukoco, Hendro; Alkaromatunnisa, Riskika; Indriyani, Dwi
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.3312

Abstract

Limitations in financial statement literacy and digital marketing literacy remain major constraints for household MSMEs in developing their businesses sustainably. Social media and e-commerce are generally utilized merely as sales channels, rather than as integrated information systems that present sales, cost, and profit data comprehensively. This condition results in business decision-making that is not supported by adequate financial performance analysis, thereby causing opportunities for improving profitability, operational efficiency, and market expansion to remain underutilized by MSME actors. This community service program aims to enhance business actors’ understanding of financial statements and to optimize digital marketing strategies through training, mentoring, and the provision of supporting technologies. The activities were conducted in collaboration with the partner ErZi Craft in Purbalingga Regency, which operates in the handmade knitting craft industry. The implementation methods included socialization activities, financial statement literacy training, preparation of Standard Operating Procedures (SOP) and a Business Model Canvas (BMC), as well as training in branding, packaging, product photography, e-catalog development, and live streaming on Shopee and Instagram platforms. The results of the activities demonstrate a significant improvement in the partner’s business performance. The partner’s understanding of simple financial statements and Shopee financial reports increased, enabling them to prepare income statements and monitor cash flows on a regular basis. SOP and BMC documents have been developed and have begun to be used as references for daily operational activities. From the perspective of digital marketing, the partner now possesses a business logo, digital catalog designs, and more attractive photo and video promotional content. The partner is also proficient in utilizing live streaming features as a routine promotional medium, which has contributed to the expansion of market reach to various cities in Indonesia and abroad, such as Bekasi, Tangerang, Jakarta, South Sumatra, Purworejo, and even Singapore. This community service program has been proven to contribute to enhancing the partner’s business capacity through the strengthening of financial statement literacy, operational governance, and more professional digital marketing skills. Increased turnover and expanded market reach provide more stable income opportunities for business owners and members, thereby supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly poverty reduction and women’s empowerment in productive economic activities.