Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemandirian Anak Disabilitas Dalam Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Di Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus Pematang Siantar Nurmala Dewi Ria Lestari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i2.1619

Abstract

Disabilitas adalah keterbatasan pada tubuh maupun pikiran yang menyebabkan pengidapnya kesulitan atau mengalami keterbatasan dalam melakukan aktivitas atau berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya. Anak disabilitas di Yayasan Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus (RRABK) Pematang Siantar berjumlah 50 orang yang tidak bisa mandiri dalam perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak disabilitas dalam perilaku hidup bersih dan sehat di Yayasan Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus (RRABK) Pematang Siantar. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional yang dilaksanakan bulan Desember Tahun 2024 di Yayasan Rumah Ramah Anak Keterbatasan khusus Pematang Siantar. Populasi penelitian sebanyak 80 anak dengan sampel sebanyak 30. Analisis data menggunakan univariat bivariat. Untuk bivariat menggunakan uji chi –squere. Hubungan antara pola asuh orang tua dengan kemandirian anak disabilitas dalam perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) Di Yayasan Rumah Ramah Anak Keterbatasan khusus Pematang Siantar Tahun 2024, dengan nilai p value sebesar 0,007. Dari hasil penelitian disarankan untuk memberikan informasi dan bimbingan kepada orang tua mengenai cara mendidik, melatih serta merawatnya dengan baik agar mandiri khususnya dalam perilaku hidup sehat pada anak disabilitas.
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III Nurmala Dewi Ria Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i1.2161

Abstract

Senam hamil adalah gerakan fisik yang dirancang khusus untuk ibu hamil, berfokus pada peningkatan kekuatan otot-otot dasar panggul, fleksibilitas sendi, sirkulasi darah serta latihan pernapasan yang efektif untuk proses persalinan. Selain manfaat fisik, senam hamil juga berperan dalam mengurangi stres dan kecemasan, serta membangun ikatan positif antara ibu dan janin. Setiap kehamilan tidak selalu berjalan dengan normal atau tanpa adanya keluhan. Beberapa keluhan yang termasuk ketidaknyamanan pada kehamilan trimester ke 3 yang sering terjadi seperti, sesak nafas, kram pada kaki, bengkak pada kaki,nyeri pinggang dan sering buang air kecil. Senam hamil berfungsi untuk memperkuat stabilitas inti tubuh yang akan membantu memelihara kesehatan tulang belakang. Mempunyai kekuatan tubuh yang baik dapat meningkatkan keseimbangan dan kestabilan ibu hamil serta meminimalkan risiko trauma tulang belakang. Selain itu saat melakukan senam hamil tubuh ibu hamil akan menciptakan endorfin lebih banyak. Endorfin merupakan zat yang memiliki prinsip kerja semacam morfin yang berfungsi untuk mengatasi stress pada saat hamil dan memberikan ketenangan serta mampu untuk mengurangi nyeri seperti nyeri pada daerah punggung sehingga senam hamil dapat menurunkan tingkat nyeri punggung pada ibu hamil. Mengetahui Pengaruh Senam Hamil terhadap Penurunan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III di Rumah Sehat Maryam, Cikarang Timur. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dalam bentuk praktek dan ceramah di akhiri diskusi atau tanya jawab. Dengan kita memberikan penyuluhan dan melakukan senam hamil diharapkan pengetahuan ibu hamil dapat meningkat dan akan mencegah terjadinya nyeri punggung, hal ini sangat penting sekali untuk disosialisasikan kepada ibu - ibu hamil yang lain supaya lebih bersemangat jika hamil lebih baik melakukan senam hamil. Maka dari itu kita sebagai tenaga kesehatan (Bidan) harus memberikan penyuluhan dan motifasi yang banyak kepada pasien untuk melakukan senam hamil selama masa kehamilan agar dapat mencegah nyeri punggung pada saat hamil.