This Author published in this journals
All Journal Geoscience Journal
Agus Didit Haryanto, Johannes Hutabarat, Dewi Gentana, Gabriella Georgina Joktetimera,
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISTIK GEOKIMIA FLUIDA DAN PERKIRAAN TEMPERATUR BAWAH PERMUKAAN PANAS BUMI TEMPERATUR SEDANG DAERAH LARIKE DAN TULEHU KABUPATEN MALUKU TENGAH, PROVINSI MALUKU Agus Didit Haryanto, Johannes Hutabarat, Dewi Gentana, Gabriella Georgina Joktetimera,
Geoscience Journal Vol 7, No 3 (2023): Padjadjaran Geoscience Journal
Publisher : Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pgj.v7i3.53305

Abstract

Daerah penelitian terletak di Desa Larike, Kecamatan Leihitu Barat dan Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Kedua daerah tersebut dipilih karena memiliki manifestasi panas bumi berupa mata air panas di permukaan. Tujuan penelitian untuk mengaplikasikan metode geokimia fluida untuk mengetahui karakteristik fluida dan perkiraan temperatur bawah permukaan. Metode penelitian menggunakan dua metode yaitu pengamatan di lapangan dan pengolahan data serta analisis data berdasarkan data laboratorium hasil analisis kimia mata air panas terhadap 3 (tiga) sampel mata air (LRK-1, LRK-2, THU-1). Hasil ploting data laboratorium kimia air panas pada diagram segitiga Cl-SO4-HCO3, memperlihatkan mata air memiliki tipe air bikarbonat pada kondisi pheripiral waters. Hasil ploting rasio unsur kimia Cl-Li-B terbentuk pada kondisi absorption of low B/Cl steam mendekati puncak Cl, indikasi Cl yang tinggi diduga sebagai hasil kontaminasi dengan air laut dikarenakan daerah pengambilan sampel berada dekat dengan pantai. Hasil ploting rasio unsur kimia Na-K-Mg, menunjukkan mata air (LRK-1, LRK-2 dan THU-1) berada pada kondisi full equilibrium dengan kandungan Na yang tinggi, mengindikasikan mata air mengalami kesetimbangan penuh ketika terjadi interaksi antara fluida panas dengan batuan sekitar. Berdasarkan hasil perhitungan persamaan geotermometer fluida (air) terhadap sampel mata air panas (LRK-1 dan THU-1), diperkirakan estimasi temperatur bawah permukaan daerah penelitian berkisar antara 109°C - 228°C, dan termasuk dalam sistem panas bumi bersuhu sedang.Kata Kunci:Larike, Tulehu, Karakteristik Fluida Panas Bumi, Perkiraan Temperatur Bawah Permukaan.