Petrofisika merupakan metode yang dilakukan untuk analisis karakteristik fisik suatu reservoir berupa kandungan serpih, porositas efektif dan saturasi air pada suatu reservoir guna mengetahui nilai-nilai nya secara kuantitatif. Tujuan penelitian ini yaitu mengukur parameter petrofisika berupa saturasi air pada reservoir batupasir. Maka analisis difokuskan pada perhitungan saturasi air. Data yang tersedia pada analisis ini yaitu terdri dari data wireline log berupa log GR, log NPHI, log RHOB, dan log Resistivity. Tahap awal dilakukan dengan analisis kualitatif berupa penentuan jenis litologi dan pembagian zona interest berupa lapisan batupasir yang dilihat dari defleksi kurva gamma ray juga adanya cross over antara log NPHI dan log RHOB. Selanjutnya untuk analisis kuantitatif dilakukan dengan perhitungan saturasi air pada tiap zona interest dengan menggunakan model Indonesia dan model simandoux karena cocok dengan jenis litologi pada daerah penelitian yaitu shaly sand. Hasil dari perhitungan saturasi air menunjukkan bahwa nilai saturasi air yang dihitung dengan model Indonesia bernilai 41% dan model simandoux bernilai 44%. Hal ini menunjukkan bahwa model Simandoux menunjukkan hasil yang lebih pesimistik dibandingkan dengan model Indonesia. Dengan hasil saturasi air yang berkisar 41-44%, maka dapat disimpulkan juga bahwa zona reservoir batupasir pada daerah penelitian merupakan reservoir yang mengandung hidrokarbon lebih banyak dibandingkan kandungan airnya.Kata kunci: petrofisika, saturasi air, shaly sand reservoir, model Indonesia, model Simandoux, wireline log.