Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MASYARAKAT DESA MEHANGGIN TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH PEMBIAYAAN DI BTPN SYARIAH MUARADUA Atmaja, Dani; Mauliyanti, Anita
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 9 No. 1 (2025): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v9i1.16370

Abstract

Masalah ekonomi selalu menarik perhatian besar individu dan masyarakat, bahkan berbagai cara telah dilakukan pemerintah untuk memecahkan masalah. Kesejahteraan masyarakat masih minim, atau dengan kata lain tingkat kemiskinan terus bertambah. Kesejahteraan masyarakat masih minim, atau dengan kata lain tingkat kemiskinan terus bertambah. Kemiskinan merupakan salah satu faktor penghambat perkembangan sumber daya manusia yang menyebabkan seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan standarnya seperti sandang, pangan dan papan yang memadai. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan menggunakan metode kuantitatif. Desain penelitian ini merupakan penelitian deskriptif bermaksud untuk meneliti dan menentukan informasi sebanyak-banyaknya dari suatu fenomena tertentu dan berusaha memberi gambaran secermat mungkin. Variabel faktor ekonomi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah pembiayaan di BTPN Syariah Muaradua. Karena Hasil pengujian hipotesis menghasilkan nilai nilai thitung 2,063 > ttabel 2,003 dengan nilai signifikansi 0,044<0,05. Variabel lokasi tidak memiliki pengaruh secara signifikan terhadap Keputusan Nasabah Pembiayaan di BTPN Syariah Muaradua, Karena Hasil pengujian hipotesis menghasilkan nilai nilai thitung -0,249 < ttabel 2,003 dengan nilai signifikansi 0,804>0,05. Variabel pelayanan tidak memiliki pengaruh secara signifikan terhadap Keputusan Nasabah Pembiayaan di BTPN Syariah Muaradua. Karena Hasil pengujian hipotesis menghasilkan nilai nilai thitung -0,400 < ttabel 2,003 dengan nilai signifikansi 0,691>0,05. Artinya kualitas pelayanan tidak memiliki pengaruh bagi masyarakat Desa Mehanggin terhadap Keputusan Nasabah Pembiayaan di BTPN Syariah Muaradua.
Legal Reconstruction of PayLater Transactions in Marketplaces: Fiqh Muamalah and Maqasid al-Shariah Perspectives Rizal Fajri, Yose; Atmaja, Dani
Equator Journal of Management and Entrepreneurship (EJME) Vol 14, No 1 (2026): Equator Journal of Management and Entrepreneurship
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ejme.v14i1.105404

Abstract

The rapid expansion of digital marketplaces has introduced the buy now pay later (BNPL) system, enabling consumers to obtain goods through deferred payment schemes. Despite enhancing financial accessibility, this model raises significant legal concerns within Islamic jurisprudence (fiqh muamalah), particularly regarding the elements of riba (usury) and gharar (excessive uncertainty). This study aims to analyze the contractual structure of modern paylater transactions and to reconstruct a Shariah-compliant model grounded in the objectives of Islamic law (maqasid al-shariah). Employing a normative-doctrinal legal approach, this research relies on classical fiqh sources, contemporary Islamic finance literature, and relevant academic studies. The findings indicate that conventional paylater schemes resemble a loan contract generating time-based increment, thereby potentially constituting riba nasi’ah, and may involve gharar due to non-transparent cost structures and cumulative penalties. A Shariah-based reconstruction can be achieved by transforming the structure into a bai’ bi tsaman ajil contract with a fixed price agreed upon at inception, eliminating time-based interest and progressive penalties, and ensuring full contractual transparency. The maqasid framework, particularly the protection of wealth (hifz al-mal) and justice (‘adl), provides a normative foundation for designing ethical deferred payment systems in the digital economy.