Damanik, Syawaluddin
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Center of Knowledge

Pembinaan Rutinitas Keagamaan untuk Meningkatkan Asahan Religius di Desa Rawang Baru Suhardi, Suhardi; Sutrisno, Sutrisno; Abidin, Zainal; Thahir, M.; Damanik, Syawaluddin; Azzahri, Fatimah
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i1.2366

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul *“Pembinaan Rutinitas Keagamaan untuk Meningkatkan Asahan Religius di Desa Rawang Baru, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan”* berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dan anak-anak setempat terhadap pembinaan rutinitas keagamaan. Hal ini sejalan dengan pentingnya visi dan misi lembaga untuk menjamin kelancaran pelaksanaan program, sebagaimana disampaikan oleh Suhardi (2022). Beberapa hasil yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain: Peningkatan Pemahaman: Anak-anak yang mengikuti kegiatan pembinaan rutinitas menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman mereka terhadap pembinaan Tilawah Al-Qur'an, Azan, Iqomah, Doa, Hadis, Bahasa Arab, dan Shalawat. Anak-anak semakin mendalami dan mampu mengaplikasikan pengetahuan agama yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Pengembangan Keterampilan Menulis: Anak-anak yang terlibat dalam pembinaan ini juga mengalami perkembangan keterampilan dalam menulis Al-Qur'an dan tulisan Bahasa Arab dengan baik dan benar, yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam aspek literasi keagamaan. Antusiasme dan Partisipasi: Antusiasme masyarakat dan anak-anak terhadap kegiatan pembinaan ini sangat positif. Mereka dengan antusias mengikuti setiap program yang diselenggarakan, yang juga meningkatkan partisipasi aktif dalam memperdalam pengetahuan agama mereka. Dukungan dan Kerjasama: Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama yang baik antara tim pengabdian, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Sinergi yang terjalin antara berbagai pihak memfasilitasi pelaksanaan program yang berjalan dengan lancar dan efektif. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi yang positif dalam meningkatkan pemahaman mengenai pembinaan rutinitas keagamaan di Desa Rawang Baru. Diharapkan, program ini dapat menjadi model bagi desa-desa lainnya dalam upaya meningkatkan literasi dan pemahaman keagamaan masyarakat.
Pembinaan Rutinitas Keagamaan untuk Meningkatkan Asahan Religius di Desa Rawang Baru Suhardi, Suhardi; Sutrisno, Sutrisno; Abidin, Zainal; Thahir, M.; Damanik, Syawaluddin; Azzahri, Fatimah
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i1.2366

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul *“Pembinaan Rutinitas Keagamaan untuk Meningkatkan Asahan Religius di Desa Rawang Baru, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan”* berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dan anak-anak setempat terhadap pembinaan rutinitas keagamaan. Hal ini sejalan dengan pentingnya visi dan misi lembaga untuk menjamin kelancaran pelaksanaan program, sebagaimana disampaikan oleh Suhardi (2022). Beberapa hasil yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain: Peningkatan Pemahaman: Anak-anak yang mengikuti kegiatan pembinaan rutinitas menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman mereka terhadap pembinaan Tilawah Al-Qur'an, Azan, Iqomah, Doa, Hadis, Bahasa Arab, dan Shalawat. Anak-anak semakin mendalami dan mampu mengaplikasikan pengetahuan agama yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Pengembangan Keterampilan Menulis: Anak-anak yang terlibat dalam pembinaan ini juga mengalami perkembangan keterampilan dalam menulis Al-Qur'an dan tulisan Bahasa Arab dengan baik dan benar, yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam aspek literasi keagamaan. Antusiasme dan Partisipasi: Antusiasme masyarakat dan anak-anak terhadap kegiatan pembinaan ini sangat positif. Mereka dengan antusias mengikuti setiap program yang diselenggarakan, yang juga meningkatkan partisipasi aktif dalam memperdalam pengetahuan agama mereka. Dukungan dan Kerjasama: Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama yang baik antara tim pengabdian, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Sinergi yang terjalin antara berbagai pihak memfasilitasi pelaksanaan program yang berjalan dengan lancar dan efektif. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi yang positif dalam meningkatkan pemahaman mengenai pembinaan rutinitas keagamaan di Desa Rawang Baru. Diharapkan, program ini dapat menjadi model bagi desa-desa lainnya dalam upaya meningkatkan literasi dan pemahaman keagamaan masyarakat.
Penguatan Literasi Keagamaan dan Kesadaran Lingkungan Berbasis Masjid Melalui Program KKN di Desa Titi Payung, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara Suhardi, Suhardi; Rangkuti, Hubban; Damanik, Syawaluddin; Wardah, Wardah; Basri, Hasan
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.3168

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menekankan integrasi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Desa Titi Payung, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, memiliki potensi sosial-keagamaan yang kuat, namun masih menghadapi tantangan dalam aspek literasi Al-Qur’an di kalangan remaja serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan berbasis keberlanjutan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keagamaan melalui program Tahsin Al-Qur’an berbasis masjid serta menumbuhkan kesadaran ekologis masyarakat melalui pengelolaan sampah berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan selama 40 hari melalui tahapan pemetaan masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan program, serta refleksi dan evaluasi bersama masyarakat. Program Tahsin dilaksanakan secara rutin menggunakan metode talaqqi bagi remaja masjid, sedangkan program lingkungan difokuskan pada edukasi pengelolaan sampah berbasis konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) serta pembentukan bank sampah tingkat dusun yang melibatkan kelompok PKK. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan kualitas bacaan Al-Qur’an remaja masjid dengan tingkat keberhasilan mencapai 85% serta revitalisasi fungsi masjid sebagai pusat pendidikan nonformal. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong lingkungan, terbentuknya unit bank sampah, serta meningkatnya kesadaran ekologis berbasis nilai keislaman. Pengabdian ini juga berkontribusi pada penguatan tata kelola administrasi desa, stabilitas sosial, toleransi antarumat beragama, dan literasi ekonomi syariah. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan integratif berbasis masjid dan partisipasi masyarakat efektif dalam mendorong transformasi sosial dan pembangunan desa berkelanjutan.