Risnal Affandi Zega, Boy Parulian Hutapea
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK MENINGKATKAN KINERJA OPERASIONAL DALAM AKTIVITAS KONSERVASI BATUBARA DI AREA KERJA PT. KIDECO JAYA AGUNG Risnal Affandi Zega, Boy Parulian Hutapea; Zega, Risnal Affandi
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2023: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pertambangan batubara merupakan salah satu sektor yang sangat penting bagi perekonomian Indonesia. Berdasarkan Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 Lampiran VII tentang Pedoman Pelaksanaan Konservasi Mineral dan Batubara menyebutkan bahwa konservasi minerba adalah upaya dalam rangka optimalisasi pengelolaan, pemanfaatan dan pendataan sumberdaya mineral dan batubara secara terukur, efisien, bertanggung jawab dan berkelanjutan. Meskipun kegiatan pertambangan batubara memberikan kontribusi ekonomi yang besar, namun aktivitas ini dapat menimbulkan dampak negatif jika tidak dilakukan dengan kaidah pertambangan yang baik dan benar. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengoptimalkan teknologi yang tepat untuk meminimalkan dampak negatif dan meningkatkan produktivitas. Menghadapi tantangan pada Revolusi Industri 4.0, PT. Kideco Jaya Agung mengadaptasi Teknologi Informasi berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan kinerja operasional dalam aktivitas konservasi batubara. IoT bekerja dengan memanfaatkan instruksi pemrograman yang setiap perintahnya menghasilkan interaksi ke sesama perangkat yang terhubung secara otomatis tanpa adanya intervensi pengguna, tanpa batasan jarak dan waktu. Dengan cara ini, IoT dapat membantu dalam memonitor dan mengontrol aktivitas konservasi batubara secara real-time sehingga dapat meningkatkan kinerja operasional. Penerapan teknologi IoT tersebut meliputi pengawasan area pertambangan secara virtual dan real-time, sentralisasi platform digital untuk pengawasan perfoma produksi batubara dari pit hingga pengapalan secara real-time yang terintegrasi secara API dengan sistem-sistem lain, penggunaan sistem geofencing dalam pengawasan akurasi untuk meningkatkan recovery penambangan, serta pemanfaatan business intelligence dan advanced data analytics dalam menganalisa performa aktual dan trend proyeksi perusahaan di masa depan. Penerapan teknologi IoT tersebut memberikan dampak positif meliputi peningkatan validitas data produksi, peningkatan produktivitas penambangan, real-time data delivery dan future trends, efisiensi bahan bakar, pengurangan penggunaan kertas, mencegah terjadinya daywork, hingga peningkatan produktivitas manhour. IoT mampu meningkatkan produktivitas dalam aktivitas konservasi batubara sehingga dapat menjaga keberlangsungan sumber daya batubara dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.