Secara umum Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar geografi antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada kelas X SMA Negeri 1 Mawasangka Tengan. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) analisis deskriptif yang dilakukan untuk mengetaui nilai rata-rata (X), Standar deviasi (S) serta nilai maksimum dan minimum data untuk masingmasing variabel. (2) Uji persyaratan, yakni untuk mengetahui normalitas dan homogenitas data. Uji perbedaan ini dilakukan dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perpedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dengan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw di SMA Negeri 1 Mawasangka Tengah. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan statistic deskriptif yang menunjukan bahwa nilai rata-rata hasil belajar yang diperoleh siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yakni sebesar 8,72 lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation yaitu sebesar 77,12. Kata kunci: Model Pembelajaran, Proses, Hasil Belajar