Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

NILAI-NILAI DAKWAH PADA SALAM BUDAYA DAYAK KALIMANTAN BARAT (ADIL KATALINO BACURAMIN KASARUGA BASENGAT KA JUBATA) Adiansyah, Adiansyah; Widiatmaka, Pipit; Sari, Pilga Ayong; Nurrahmi, Hesty; Patmawati, Patmawati
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 14, No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v14i1.11381

Abstract

Indonesia merupakan Negara kepulauan yang memiliki kaya akan budaya. Setiap budaya memiliki filosofi sendiri dalam menjaga kedamaian dan kerukunan bermasyarakat salah satunya masyarakat dayak yang ada di Kalimantan barat. Masyarakat dayak Kalimantan Barat memiliki sebuah semboyan berupa salam budaya Adil Ka' Talino, Bacuramin Ka' Saruga, Basengat Ka' Jubata. Selaras dengan itu, Islam sebagai Agama dakwah juga memiliki tujuan membentuk masyarakat yang damai melalui misi amar maruf nahy munkar. Berangkat dari hal tersebut peneliti tertarik untuk menggali nilai-nilai dakwah yang ada pada salam budaya dayak Kalimantan Barat melalui pendekatan kepustakaan (Library Research). Setelah melakukan telaah pustaka, peneliti menemukan bahwasanya salam budaya dayak memiliki aspek keadilan, orientasi kehidupan setelah mati yakni syurga serta memiliki aspek kepasrahan. Aspek-aspek tersebut termuat pada nilai-nilai dakwah yaitu tauhid, syariah dan muamalah. Penulis berharap dengan adanya hasil telaah ini, menjadi upaya awal untuk menambah dan memperkaya referensi untuk memahami setiap budaya terkhusus dalam rangka menciptakan kerukunan di masyarakat pada ruang lingkup lokal, nasional bahkan regional.
The Role of Symbolic Modeling Technique in Group Guidance to Improve Students' Understanding of Sexual Education Saputra, Randi; Maulita, Nadia; Fazny, Bella Yugi; Nurrahmi, Hesty; Fatin, Abdul
Consilium : Berkala Kajian Konseling dan Ilmu Keagamaan Vol 11, No 1 (2024): Januari-June 2024
Publisher : Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/consilium.v11i1.18157

Abstract

Research Objectives:The purpose of this study was to increase the understanding of Islamic guidance and counseling students about the importance of sexual education as a preventive measure for sexual violence in the community through group guidance services using symbolic modeling techniques.Research Methods:This research uses the type of Guidance and Counseling Action Research (PTBK) conducted on 10 students of the Islamic Guidance and Counseling (BKI) study program. The data analysis processed is qualitative data analysis Miles, Huberman, and Saldana, namely condensing data, then presenting data, and drawing conclusions. In addition, researchers also used quantitative data analysis to obtain comparative data for cycle 1 and cycle 2. The analysis used a percentage formula by looking at the comparison of the results from cycle 1 and cycle 2 to see an increase in students' understanding of sexual education.Research Results:The lack of sexual education to students causes a lack of knowledge and awareness of cases of sexual violence that occur in the surrounding environment. Increased understanding of sexual education can be a preventive solution in reducing cases of sexual violence and creating a pioneer model for preventing sexual violence in the community.Conclusion:Increasing understanding of sexual education by providing group guidance services using symbolic modeling techniques that aim to prevent sexual violence also provides positive benefits for the development of student potential. So that Islamic guidance and counseling students can become good models and examples for the community.Implications:This article is expected to provide additional insight to guidance and counseling practitioners regarding group guidance services using symbolic modeling techniques in increasing understanding of sexual education in the community. This article is also expected to be a reference for socialization programs to prevent cases of sexual violence.