Corruption, as a manifestation of ethical deviations in public service and the economic sector, has infiltrated Indonesia’s social and political structures, threatening sustainable development. This study aims to examine the intellectual contributions derived from a Christian perspective in the fight against corruption in Indonesia, a country with vast cultural diversity. This research employs data analysis and a comprehensive literature review on anti-corruption strategies and the impact of the Christian community. The findings indicate a gradual improvement in Indonesia’s Corruption Perceptions Index (CPI) over time, signifying progress in policy formulation and implementation in combating corruption. Christian intellectual contributions are reflected in various initiatives such as ethics education, integrity training, and support for anti-corruption institutions. Additionally, Christian churches play a crucial role in instilling moral values and promoting transparency within society. Overall, Christian intellectual contributions, rooted in ethical and moral principles, have become a vital pillar in the fight against corruption in Indonesia. Cross-sector collaboration involving the government, civil society organizations, and religious groups serves as a key factor in driving progress in this effort.ABSTRAKKorupsi, sebagai bentuk penyimpangan etika dalam pelayanan publik dan sektor ekonomi, telah menyusup ke dalam tatanan sosial dan politik Indonesia, mengancam keberlanjutan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran intelektual yang berasal dari perspektif Kristiani dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, sebuah negara dengan keanekaragaman budaya yang luas. Dalam penelitian ini, digunakan metode analisis data dan kajian literatur yang menyeluruh terkait strategi antikorupsi serta pengaruh yang diberikan oleh komunitas Kristen. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia dari waktu ke waktu, yang mengindikasikan adanya perbaikan dalam kebijakan dan implementasi pemberantasan korupsi. Kontribusi intelektual Kristen tercermin dalam berbagai upaya seperti pendidikan nilai etika, pelatihan integritas, serta dukungan terhadap lembaga-lembaga antikorupsi. Selain itu, gereja-gereja Kristen memainkan peran krusial dalam menanamkan nilai-nilai moral dan mendorong transparansi di tengah masyarakat. Secara keseluruhan, kontribusi intelektual Kristiani, yang berakar pada prinsip etika dan moralitas, telah menjadi elemen penting dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Kolaborasi lintas-sektor yang melibatkan pemerintah, organisasi masyarakat sipil, serta kelompok keagamaan menjadi faktor kunci dalam mendorong kemajuan dalam upaya ini.