Ayu, Regina Diah Retno
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS SAK EMKM DAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PENJUALAN KELOMPOK TANI KOPI REPUBLIK TANI MANDIRI Halim, Dorothy Srikandi; Susanto, Ingrid; Djie, Jonathan Felizio; Ayu, Regina Diah Retno; Cesatyanegara, Nadine Ranisyademas Hawidiajati; Anugrah, Audito Aji; Cahyadi, Rino Tam; Oktariani, Fitri; Pratama, Bagas Brian
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v6i1.55745

Abstract

Kelompok Tani Kopi Republik Tani Mandiri merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di industri kopi yang menghadapi kendala dalam pencatatan keuangan. Meskipun telah beroperasi selama beberapa tahun, pencatatan yang akurat masih menjadi tantangan utama dalam transisi dari pra-koperasi ke koperasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pencatatan keuangan, aset, dan persediaan mereka menggunakan metode kualitatif, termasuk Focus Group Discussion (FGD), wawancara, observasi, dokumentasi, serta pendampingan. Data yang dikumpulkan digunakan untuk merancang template pencatatan keuangan berbasis Microsoft Excel dengan formula otomatis. Output pengabdian ini adalah siklus akuntansi lengkap, termasuk laporan keuangan dan perhitungan harga pokok penjualan (HPP) untuk membantu pemantauan kinerja keuangan tahun 2023 serta penentuan harga jual tahun 2024. Proses ini mencakup inventarisasi aset, penyusutan, penyusunan jurnal, buku besar, daftar saldo, serta pembuatan laporan keuangan berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun UMKM ini memiliki likuiditas baik dan aset tetap yang signifikan, mereka mengalami kerugian bersih pada tahun 2023. Beban penyusutan, khususnya pada mesin dan bangunan, menjadi salah satu faktor utama kerugian tersebut. Implementasi pencatatan keuangan yang lebih sistematis diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan profitabilitas usaha ke depan.
CARBON TRANSPARENCY OR ILLUSION? RETHINKING ENVIRONMENTAL DISCLOSURES IN SHAPING FIRM VALUE Halim, Dorothy Srikandi; Suganda, Tarsisius Renald; Ayu, Regina Diah Retno; Wicaksono, Rhenaldy Pius; Gaybiddinovich, Khorilov Tokhir
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 16, No 2 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2025 - Desember 2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2025.16.2.22

Abstract

Abstrak - Transparansi Karbon atau Ilusi? Memikirkan Kembali Pengungkapan Lingkungan dalam Membentuk Nilai PerusahaanTujuan Utama - Penelitian ini ini meneliti pengaruh langsung dan tidak langsung intensitas emisi karbon terhadap nilai perusahaan dengan pengungkapan emisi karbon sebagai mediator.Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan regresi linier berganda. Sampel penelitian ini adalah perusahaan pada sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 2018–2023.Temuan Utama – Penelitian ini menemukan terdapat pengaruh negatif antara intensitas emisi karbon dengan nilai perusahaan, namun intensitas emisi karbon berpengaruh positif terhadap pengungkapan emisi karbon. Penelitian ini juga menemukan pengungkapan emisi karbon berdampak negatif terhadap nilai perusahaan. Pasar menilai pengungkapan emisi perusahaan sebagai risiko, bukan transparansi yang bernilai positif.Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini menunjukkan relevansi teori shareholder dan legitimasi. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya pengungkapan berbasis legitimasi yang didukung kinerja lingkungan.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini menunjukkan peran mediasi pengungkapan emisi karbon dalam hubungan intensitas emisi karbon dan nilai perusahaan terutama di pasar negara berkembang. Abstract - Carbon Transparency or Illusion? Rethinking Environmental Disclosures in Shaping Firm ValuePurpose – This study examines the direct and indirect effects of carbon emission intensity on firm value, with carbon emission disclosure acting as a mediating variable.Method – This study uses a multiple linear regression approach. The sample consists of companies in the energy sector listed on the Indonesia Stock Exchange during 2018–2023.Findings – This study found a negative impact between carbon emission intensity and firm value, but a positive impact between carbon emission intensity and carbon emission disclosure. This study also found that carbon emission disclosure negatively impacted firm value. The market viewed corporate emissions disclosure as a risk, rather than a positive transparency.Theory and Practical Implications – This study demonstrates the relevance of shareholder and legitimacy theories. Furthermore, this study emphasizes the importance of legitimacy-based disclosure supported by environmental performance. Novelty – This study demonstrates the mediating role of carbon emission disclosure in the relationship between carbon emission intensity and firm value in an emerging market.