Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYULUHAN KESEHATAN CUCI TANGAN 7 LANGKAH PAKAI SABUN DI PAUD ROYHAN DESA SIAMPORIK LOMBANG KECAMATAN ANGKOLA SELATAN ariani, murni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa penyakit yang diderita oleh anak prasekulah seperti cacingan dan diare merupakan salah satu penyakit tertinggi yang diderita anak-anak karena tidakmelakukan cuci tangan pakai saben. Munculnya berbagai penyakit yang sering menyeranganak umia sekolah (usia 4-3 tahun), yang umumnya berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Tujuan : Agar siswa-siswi dapat menerapkan kebiasaan mencuci tangan yang baik dan benar sehingga terhindar dari berbagai jenis penyakit yang dapat menyerang tubuh. Metode : Kegiatan ini dilakukan di PAUD Royhan Desa Siamporik Lombang, Kecamatan Angkola Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan dari bulan 27 Mei 2024. Populasi kegiatan ini adalah seluruh siswa- siswi PAUD Royhan mulai dari 11 orang siswa. Kegiatan pengabdian berupa penyuluhan cuci tangan. Hasil: Setelah dilakukan penyuluhan Langkah-langkah cuci tangan, siswa-siswi menjadi paham pentingnya cuci tangan , mereka juga memahami tata cara yang benar saat mencuci tangan , hal ini menjadi sesuatu pengetahuan yang baru bagi mereka yang sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari mereka . Kesimpulan : Kegiatan penyuluhan mencuci tangan yang dilakukan melalui metode ceramah dengan media spanduk, demonstrasi, dan praktik langsung berjalan dengan lancer, serta membuat siswa-siswi PAUD Royhan Desa Siamporik Lombang menjadi paham pentingnya cuci tangan .Kata kunci : Peer Educator, PHBS, Educator cilik
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN TALI PUSAT DI KLINIK PRATAMA MURNI TAHUN 2024 ariani, murni
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1583

Abstract

Infeksi tali pusat telah menjadi penyebab kesakitan dan kematian secara terus - menerus di berbagai negara. Menurut World Health Organization (WHO) setiap tahunnya 120 juta bayi lahir di dunia. Setiap tahunnya sekitar 500.000 bayi meninggal karena tetanus neonatorum dan 460.000 meninggal akibat infeksi bakteri. Infeksi sebagai salah satu penyebab kematian yang sebenarnya dapat dihindari dengan perawatan tali pusat yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang perawatan tali pusat di Klinik Pratama Murni tahun 2024. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain deskriftif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas 40 hari yang ada di wilayah kerja Klinik Pratama Murni dengan tehnik pengambilan sampel total sampling. Analisa yang digunakan adalah uji univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan Karakteristik responden mayoritas berusia 20-35 tahun sebanyak 26 orang (61,9%) dan pendidikan mayoritas SMP sebanyak 14 orang (33,3%). Tingkat pengetahuan responden pengetahuan baik sebanyak 15 orang (35,7 %), pengetahuan cukup 8 orang (19%) dan pengetahuan kurang sebanyak 19 orang (45,2%). kesimpulan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan paudara mayoritas kurang. Disarankan kepada petugas kesehatan agar lebih ditingkatkan pendidikan kesehatan terkait perawatan tali pusat.