Kemampuan bahasa pada anak memiliki peran sangat penting di dalam kehidupannya, dengan berkembangnyakemampuan bahasa, akan memudahkan anak untuk mengenal berbagai macam hal yang ada di lingkungansekitarnya. Dalam proses pembelajaran kemampuan bahasa anak juga akan berpengaruh terhadapberlangsungnya pembelajaran, semakin baik kemampuan bahasa anak dapat menciptakan suasana belajar yanglebih efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (Library Research) denganpendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian salah satu teori dalam perkembangan bahasa adalah teoriperkembangan kognitif. Tokoh dari teori perkembangan kognitif adalah Jean Piaget. Menurut Piaget anakmampu melakukan adaptasi serta mengartikan setiap kejadian-kejadian yang ada sekitar anak. Anak akanmempelajari setiap kejadian yang ada baik itu dari ciri ataupun fungsi dari obyek-obyek yang dilihat atauditemukannya. Anak juga akan mengetahui dan mempelajari perbedaan dan serta persamaan dari setiap obyekdengan cara mengelompokkan obyek-obyek tersebut. Tahapan perkembangan pada anak menurut Jean Piagetyaitu tahap Sensori Motor, tahap Praoperasional, tahap Operasional Konkret dan tahap Operasional Formal.Anak usia sekolah dasar mengalamai 2 tahap perkembangan, yakni tahap perkembangan operasional konkrityang dialamai oleh anak berusia 7 hingga 11 tahun dan tahap operasional formal yang dialami oleh anakberusia 11 hingga 12 tahun. Perkembangan bahasa anak juga dipengaruhi oleh banyak hal, seperti lingkungan,pergaulan, akses komunikasi dan lain sebagainya. Untuk menghasilkan generasi yang bisa menggunakanbahasa dengan baik, diperlukan bimbingan dan perhatian yang lebih semasa anak dalam masa perkembangankarena kedewasaan bahasa pada pertumbuhan dan perkembangan anak juga dipengaruhi oleh lingkungansekitarnya