Bangsa Indonesia memiliki keberagaman yang harus diimbangi dengan sikap toleransi. Saat ini, nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara semakin luntur semenjak pada awal era reformasi. Munculnya intoleransi sebagai salah satu pertanda lunturnya nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara menjadi tantangan yang harus dihadapi. Untuk bela negara, sebagai generasi muda seharusnya tetap mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara agar tetap seperti apa yang dicita-citakan oleh founding fathers Indonesia (Muhammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno). Mengingat Indonesia merupakan negara yang terdiri dari beberapa suku bangsa, agama, ras, dan antar golongan yang paling cocok untuk menyatukan sebagai warga untuk bela negara adalah Pancasila. Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui bagaimana sikap generasi muda dalam menghadapi intoleransi yang terjadi pada masa sekarang ini. Sikap intoleransi terjadi karena kurangnya pemahaman bahwa Indonesia adalah bangsa yang beragam, sehingga timbul rasa bangga terhadap kelompok atau golongan sendiri dan menentang adanya perbedaan. Kesimpulan dari tulisan ini adalah dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai sikap intoleransi yang bertentangan dengan nilai Pancasila. Dalam tulisan ini dijelaskan cara dasar untuk para generasi muda dalam menghindari sikap intoleran yang dapat merusak identitas bangsa Indonesia yaitu dengan cara menerapkan kebaikan dan menegakkan kebenaran untuk bangsa Indonesia tanpa kita sadari sudah menjadi pahlawan bangsa ini.Kata kunci : Keberagaman; Intoleransi; Founding fathers; Bela Negara; Pancasila.