Friendis Syani Amrulloh
Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Permainan Bisik Berantai Terhadap Keterampilan Mendengar Siswa MTs Tarbiyatul Wathon Friendis Syani Amrulloh; Wardatul Humairoh
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 1 No 01 (2023): JUNI
Publisher : LUGHATI: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menyimak merupakan salah satu keterampilan dalam pembelajaran bahasa Arab, namun keterampilan menyimak siswa kelas III masih rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan menyimak rendah adalah dengan menggunakan permainan bisik berantai. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui adakah pengaruh penggunaan permainan bisik berantai terhadap peningkatan keterampilan menyimak siswa kelas III MTs Tarbiyatul Wathon Kecamatan Glagah Lamongan dan (2) Untuk mengetahui seberapa besar dampak penggunaan permainan bisik berantai terhadap keterampilan menyimak siswa kelas III MTs Tarbiyatul Wathon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas tiga MTs Tarbiyatul Wathon Lamongan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dengan memberikan dua tes yaitu pre-test dan post-test dan dokumentsi, kemudian menganalisis datanya menggunakan paired T-Test. Peneliti memperoleh hasil dari uraian tersebut menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh penggunaan permainan bisik berantai terhadap peningkatan keterampilan menyimak siswa kelas III MTs Tarbiyatul Wathon Glagah Lamongan. Nilai T-test untuk ini 8,27. Interpretasi tabel pada derajat 1% dan 5% menunjukkan derajat signifikansi 5% adalah 2,10 pada derajat 1% adalah 2,88, maka dapat diketahui antara perbandingan T-test dengan hasil 2,10<8,27>2,88. Karena nilai t-test lebih besar dari nilai t-tabel. Hipotesis nol (HO) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Adapun besarnya pengaruh penggunaan permainan bisik berantai terhadap peningkatan keterampilan menyimak siswa kelas III MTs Tarbiyatul Wathon Glagah Lamongan sebesar 1,95. yang dikonsultasikan bahwa besarnya pengaruh adalah “sangat signifikan”.
Taṣmīm Wasīlah al-Biṭaqah al-Taʻlīmiyah al-Qā’imah ʻala al-Tadaruj al-Taʻlīmi Litʻalum al-Mufradāt ladā al-Ṭulāb żawa al-‘Iʻāqah al-Żihniyyah Friendis Syani Amrulloh; Wilda Ashfa Nihayah; Assofa Fitryyana; Ruqayyah Ruqayyah; Indah Afifatul Hasanah; Rohmatun Nafiana; Muhammad A’inul Haq
JICALLS: Journal of Arabic Education, Linguistics, and Literature Studies Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Arabic Education, Linguistics, and Literature Studies
Publisher : KURAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/jicalls.v3i2.2003

Abstract

This study is initiated by the difficulties faced by students with intellectual disabilities in mastering Arabic vocabulary, as well as the reliance on teaching methods that do not comprehensively integrate audio-visual media. This study aims to design and develop educational flashcard media based on scaffolding theory and equipped with a QR code feature for learning Arabic vocabulary at Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Sugihwaras Bojonegoro. The researcher adopted the Research and Development (R&D) method following the 4D model, while implementing Single Subject Research (SSR) with an A-B design to compare the baseline phase and intervention phase for each student. The study employed a mixed-methods approach to collect data through observation, interviews, expert validation questionnaires, and pre-test and post-test. The results indicated that the developed media is highly effective, as shown by the increase in the average pre-test score from 83.3 to 96.6 in the post-test, the achievement of an N-Gain value of 0.66 in the medium category, and the improvement and stability of individual student performance. Theoretically, this study contributes to the development of scaffolding-based Arabic vocabulary learning models for students with intellectual disabilities by integrating visual, auditory, and gradual assistance principles within an inclusive education context. Practically, the study offers an adaptive instructional medium that can be used by Arabic teachers in special education settings to improve students’ vocabulary recognition, pronunciation, and learning independence. The study concludes that integrating scaffolding techniques with digital audio-visual media constitutes an effective and sustainable solution for developing language skills among students with special needs.