Muhammad Iqbal
Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kiai Gede Pada Masa Kesultanan Kutaringin Di Kalimantan Tengah (1673-1711) Ana Pambajeng; Muhammad Iqbal; Suryanti
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2024): Januari-Maret 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v2i1.629

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada sejarah lokal berkaitan dengan datangnya islam beserta tokoh-tokoh yang ada di Kalimantan Tengah. Atas dasar tersebut yang menjadi masalah pokok penelitian ini adalah peran dari seorang tokoh yang banyak di kenal di daerah Kotawaringin Barat dengan sebutan Kiai Gede yang pernah menjabat sebagai Mangkubumi di Kesultanan Kutaringin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kiai Gede di Kesultanan Kutaringin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskripsi. Tempat penelitian dilakukan di Kotawaringin lama yang merupakan pusat pemerintahan pertama dari Kesultanan Kutaringin dan makam Kiai Gede serta Pangkalan Bun yang merupakan pusat pemerintahan kedua dari Kesultanan Kutaringin setelah dipindahnya pusat pemerintahan dari Kotawaringn Lama ke Pangkalan Bun. Teknik pengumpulan data yang dilakukan antara lain : Observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa Kiai Gede merupakan tokoh yang dihormati masyarakat sejak masa Kesultanan hingga sekarang, Kiai Gede juga merupakan seorang Demang di Kotawaringin Lama yang kemudian menerima ajaran islam yang dibawa oleh Pangeran Adipati Antakusuma dan menjabat sebagai Mangkubumi pada masa kesultanan Kutaringin karena keahliannya di bidang militer atau keamanan.
Teori Kemunduran Peradaban Islam Al-Ghazali Menurut Ahmet T. Kuru Riskz Abdul Rahman; Muhammad Iqbal; Muhammad Husni
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2024): Januari-Maret 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v2i1.631

Abstract

Jenis penelitian yang akan digunakan adalah dengan menggunakan metode kualitatif, Penelitian ini juga dilakukan secara kepustakaan atau melalui library research, dengan cara membaca, memahami serta mempelajari secara kritis sumber-sumber yang terkait. Dari pengumpulan data tersebut kemudian menghasilkan temuan baru bahwa kemunduran yang terjadi hari ini memang memiliki keterkaitan dengan koalisi Ulama-Negara. Hal ini di dasarkan pada, kontribusinya bagi konsolidasi persekutuan ulama-negara dan karya-karya nya yang . Jika dikontekskan ke Indonesia hari ini, hal ini tidak benar menurut Ulil Abshar Abdalla karena ‘cucu Al-Ghazali’ hari ini sangat terbuka terhadap segala perkembangan jaman. sedangkan menurut Muhammad Fakhruddin, koalisi agama dan Negara mempunyai peran penting bagi kemunduran pemikiran di Indonsia hari ini.