Rahma Winahyu Jannata
Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Kesdam XIV/Hasanuddin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Relationship Between Mothers’ Knowledge and Attitudes Toward Hypertension Prevention Behavior in South Polongbangkeng District, Takalar Regency, 2026 Ruqaiyah Ruqaiyah; Darmiati Darmiati; Hadriani Irwan; St. Subriani; Ikrawanty Ayu Wulandari; Rahma Winahyu Jannata; Hukmiyah Aspar; Agusalim Agusalim; Ayatullah Harun
Green Health International Journal of Health Sciences Nursing and Nutrition Vol. 3 No. 2 (2026): April: Green Health: Journal of Health Sciences, Nursing and Nutrition
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/greenhealth.v3i2.288

Abstract

The effectiveness of hypertension prevention in communities depends critically on individuals’ knowledge of risk factors and their attitudes toward healthy behaviors. This study examines the relationship between mothers’ knowledge and attitudes toward hypertension prevention behavior in South Polongbangkeng District, Takalar Regency, 2026. An observational analytic quantitative design with a cross-sectional approach was employed. A total of 200 mothers were selected as respondents. Data were collected using structured questionnaires assessing knowledge, attitude, and hypertension prevention behavior, then analyzed using chi-square test at a significance level of α = 0.05. Results showed that the majority of respondents had good knowledge (89.0%), good attitudes (91.0%), and good hypertension prevention behavior (77.0%). Statistical tests revealed a significant association between mothers’ knowledge and hypertension prevention behavior (p = 0.000) and between mothers’ attitudes and hypertension prevention behavior (p = 0.000). It is concluded that mothers’ knowledge and attitudes are significantly associated with hypertension prevention behavior. Health workers are recommended to strengthen health education and promotion programs targeting mothers to support hypertension prevention in the community.
Hubungan Dukungan Tempat Kerja Pada Ibu Menyusui Terhadap Pertumbuhan Bayi Di Wilayah Kota Makassar Tahun 2024 Aulia Anggraini Cahyaningrum; Rahma Winahyu Jannata
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2025): Volume. 1 No. 3 2025 January-March
Publisher : Edu Berjaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70817/jmbk.v1i3.24

Abstract

Latar Belakang : Pertumbuhan bayi adalah proses yang kompleks dan dinamis yang mencakup perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional. Selama tahun-tahun pertama kehidupan, bayi mengalami peningkatan berat badan, tinggi badan, dan perkembangan yang signifikan. Salah satu faktor utama yang mendukung proses ini adalah pemberian Air Susu Ibu. Beberapa faktor dapat menyebabkan kurangnya dukungan tempat kerja bagi ibu menyusui, termasuk kurangnya kebijakan yang mendukung, kurangnya fasilitas seperti ruang laktasi, dan kurangnya kesadaran rekan kerja tentang pentingnya mendukung ibu menyusui. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui hubungan dukungan tempat kerja pada Ibu menyusui terhadap pertumbuhan bayi di wilayah Kota Makassar Tahun 2024. Metode : penelitian ini menggunakan metode desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan deskriptif. Sampel terdiri dari 40 ibu menyusui yang bekerja di Kota Makassar, dipilih menggunakan teknik quota sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil Penelitian: menunjukan bahwa ada hubungan antara dukungan kerja pada Ibu menyusui terhadap pertumbuhan bayi. Ibu yang mendapatkan dukungan berupa kebijakan laktasi, fleksibilitas ruang laktasi serta pemahaman rekan kerja akan cenderung lebih berhasil dalam memberikan ASI, yang berdampak positif pada pertumbuhan bayi. Analisis statistik menunjukkan dengan nilai p (0,000), yang menegaskan adanya hubungan yang signifikan antara variabel tersebut. Kesimpulan: terdapat hubungan dukungan tempat kerja pada Ibu menyusui terhadap pertumbuhan Bayi di wilayah Kota Makassar Tahun 2024.