Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of SMART Adult Learning Strategy on Educational Culture Exchange Workshop: Integrating International Language in Learning Experiences to Prepare Young Generation for Global Challenges Lenni Mantili Hutauruk; Rosane Medriati; Kashardi Kashardi; Lia Haryana; Dwi Ismawati
Aktual: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Aktual: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat May 2024
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/aktual.v2i2.182

Abstract

This article aims to describe how community service through implementation of the SMART Adult Learning Strategy to prepare the young generation (in English ability) for global challenges. The activity was carried out in October 2023 at Bengkulu University, with a total of 51 participants in the workshop who were students, teachers, community members, and lecturers from various institutions. To see the workshop's impact on participant English Self-Efficacy which is closely related to their readiness to communicate with international, English-speaking countries, instrument of a closed questionnaire with 7 answer choices of English Self-Efficacy (ESE) Scale was used. The data then analysed by descriptive statistical analysis. The results showed that there was a significant increase in ESE level between pre-implementation and after the implementation. Selected ESE tested had significant increases (on average) were: discussing in English with classmates some topics in which they are interested with a 20% increase; participants' confidence in understanding songs in English was 17%, while the on reading news in English was 17%. The highest increase in ESE level was in understanding English articles about Indonesian culture which has an average increase of 21%. The respondents who believed to have more confidence in their ESE as there was a positive statements impact range between 16-21% increase in the tested ESE level. So, it can be concluded that The implementation of the SMART Adult Learning Strategy to prepare the young generation for the global challenges from the perspective of English ability received a positive response from the participants.
Penerapan SMART Andragogy Berbasis Outcome-Based Education untuk Meningkatkan English Self-Efficacy pada Pembelajar Lenni Mantili Hutauruk; Ririn Gusti; Sofino Sofino
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i4.1179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak penerapan SMART Andragogy dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) terhadap peningkatan English Self-Efficacy (ESE) pada pembelajar dewasa. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one-group pre-test post-test yang melibatkan 51 pembelajar yang terdiri atas guru dan mahasiswa yang tertarik meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner English Self-Efficacy yang diadaptasi dan dimodifikasi dari instrumen Wang et al. (2018) dengan skala Likert tujuh poin. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan rata-rata skor ESE sebelum dan sesudah penerapan SMART Andragogy dengan pendekatan OBE pada empat keterampilan bahasa Inggris, yaitu speaking, listening, writing, dan reading. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ESE pada seluruh keterampilan, dengan peningkatan tertinggi pada writing sebesar 34,17%, diikuti reading sebesar 33,60%, speaking sebesar 32,24%, dan listening sebesar 30,58%, dengan rata-rata peningkatan keseluruhan sebesar 32,65%. Secara umum, tingkat ESE pembelajar bergeser dari kategori “Mungkin saya bisa melakukan” menuju “Saya pada dasarnya bisa melakukan”. Temuan ini menunjukkan bahwa SMART Andragogy dengan pendekatan OBE berpotensi meningkatkan keyakinan pembelajar terhadap kemampuan bahasa Inggris melalui tujuan pembelajaran yang jelas, target yang terukur, keterkaitan pembelajaran dengan kebutuhan nyata, dan pemantauan perkembangan belajar.