Jenny Saherna , Ahadiyat Rakhman, Fahrina Syahida, Ferry Permana Putra, GT.M.Rizqi Yusril Natsir Mahendra, Hesty Yuliah, Mahdalini Mayasari, M.Rafi'i, M.Reza Al-Fikri, Octa Azzahra, Siti Nur Salsabila
Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengelolaan Fasilitas Desa dan Pendataan Resiko Stunting Terhadap Edukasi Kebutuhan Gizi Piringku Sehat Pada Pencegahan Stunting Jenny Saherna , Ahadiyat Rakhman, Fahrina Syahida, Ferry Permana Putra, GT.M.Rizqi Yusril Natsir Mah
Borneo Community Development Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcdj.v3i2.946

Abstract

Prevalensi stunting yang tinggi di Indonesia, mencapai 21,6% menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, menunjukkan perlunya strategi pencegahan dan penanganan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Pengelolaan Fasilitas Desa dan Pendataan Risiko Stunting Terhadap Edukasi Kebutuhan Gizi Piringku Sehat di Desa Tambak Karya, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut. Metode penelitian ini meliputi observasi, pendataan, dan edukasi secara langsung. Pengelolaan fasilitas desa dilakukan dengan observasi langsung untuk memantau praktik-praktik pengelolaan fasilitas dan mengevaluasi keamanan serta kenyamanan fasilitas. Pendataan risiko stunting dilakukan melalui survei untuk mengidentifikasi populasi yang berisiko, seperti calon pengantin, remaja terkena anemia, dan ibu yang memiliki balita. Selain itu, dilakukan edukasi langsung kepada masyarakat desa mengenai stunting mencakup penyebab, dampak, dan cara pencegahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Tambak Karya memiliki berbagai fasilitas yang mendukung partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan sosial dan budaya, meningkatkan kualitas hidup dan hubungan sosial antarwarga, serta mendorong gaya hidup aktif dan sehat. Pendataan risiko stunting pada calon pengantin, remaja terkena anemia, dan ibu yang memiliki bayi serta memberikan pemahaman tentang kebutuhan gizi yang seimbang dan pola makan yang sehat melalui program "Piringku Sehat". Integrasi strategi ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi keberhasilan program pencegahan stunting yang holistik dan berkelanjutan.