Johana J.C. Benu
SD Inpres Tenau Kupang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas VI SD Inpres Tenau Dalam Konsep Bekerja Sebagai Ungkapan Syukur Semester I Itahun Pelajaran 2013/2014 Menggunakan Metode Diskusi Johana J.C. Benu
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan guru patriotisme pendidikan karakter dan kendala yang dialami oleh guru dalam penerapan patriotisme. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan deskriptif. Subyeknya adalah guru, kepala sekolah, dan siswa. Cara pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan mengukur reduksi data, menampilkan data, dan kesimpulan. Validitas data diperiksa dengan triangulasi dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki cara mereka sendiri dalam menerapkan nilai patriotisme di sekolah. Nilai patriotisme di Maritaing Public Vocational Secondary School ditanamkan melalui program pengembangan diri, subjek, dan budaya sekolah. Nilai dari integrasi patriotisme dalam pengembangan diri mencakup kegiatan sehari-hari, kegiatan spontan, menghormati, dan pengkondisian. Nilai dari integrasi patriotisme di kelas termasuk silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan proses pembelajaran, tetapi dari hasil penelitian menemukan bahwa tidak semua guru mengintegrasikan nilai patriotisme ke dalam perangkat pembelajaran. Nilai dari integrasi patriotisme dalam budaya sekolah termasuk kegiatan kelas, di dalam sekolah dan di luar kegiatan sekolah. Masalah yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan nilai patriotisme adalah sekolah belum memutuskan indikator nilai patriotisme dalam pengembangan kurikulum sekolah, kurangnya kontrol yang baik oleh komponen sekolah, dan siswa tidak menyadari betapa pentingnya nilai patriotisme