Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEMAMPUAN MEMBACAKAN TEKS BERITA SURAT KABAR LOKAL SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH KUPANG TAHUN PELAJARAN 2019/2020 udin dile
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan membacakan teks berita melalui media surat kabar lokal siswa kelas 8 A di SMP Muhammadiyah Kupang Tahun Pelajaran 2019/2020 Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Kupang pada siswa kelas VIII sebagai sampel dengan jumlah siswa 30 orang, teknik pemilihan subjek dalam penelitian ini dengan menggunakan Random Sampling. Prosedur pelaksanaan tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus yakni siklus I dan II. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap dalam pelaksanaan proses belajar mengajar yakni perencanaan (Planning), pelaksanaan (Action), observasi (Observation), refleksi (Reflection). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagain berikut: Pertama, dua aspek penilaian belum mencapai target yang ditentukan peneliti yakni 60%. Dua aspek penilaian tersebut adalah kejelasan artikulasi (59,3%) dan ketepatan penjedaan (59,8%). Kedua, siswa kurang tertarik terhadap tema teks berita karena tidak sesuai dengan psikologi remaja siswa, berita tidak aktual, dan juga tidak terkait dengan lingkungan tinggalnya. Oleh karena itu pada siklus II digunakan media surat kabar lokal yang menyajikan berita terbaru, temanya sesuai dengan psikologi siswa. Hasil yang diperoleh setelah peneliti melakukan tindakan adalah prestasi belajar atau kemampuan siswa kelas 8 A di SMP Muhammadiyah Kupang tahun pelajaran 2019/2020 dalam membaca teks berita mengalami peningkatan. Hal ini diketahui pada aspek kejelasan artikulasi mengalami peningkatan 15,2%; aspek intonasi mengalami peningkatan 10,4%; pada aspek ketepatan jeda terjadi peningkatan sebesar 14,5%; dan terakhir pada aspek kejelasan volume mencapai 8,4%.