Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ar-Rahnu Energy Cooperative (AREC): A Community-Based Microfinance Model for Green Development in Indigenous Aceh Nazhira Mustaqilla
Indonesian Journal of Energy Vol. 9 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Energy
Publisher : Purnomo Yusgiantoro Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33116/ije.v9i1.290

Abstract

The tradition of gold dowries in Aceh has resulted in women owning significant amounts of gold, yet these assets often remain unproductive and are merely stored as passive savings. This study explores the Gala or Ar-Rahnu or Jeulamee tradition and proposes a community-based financing model that optimizes unproductive gold as capital for Energy Independent Villages in Aceh. The novelty of this research lies in introducing Jeulamee as an alternative financing mechanism for renewable energy. This approach has not been previously examined while designing a closed-loop ecosystem to ensure sustainable energy production at the community level. Employing a mixed methods approach, including Location Quotient, Dynamic Location Quotient, Shift Share, and Input-Output analysis, the study identifies strategic sectors for sustainable energy development and formulates the Ar-Rahnu Energy Cooperative concept. By integrating Islamic microfinance, indigenous cultural practices, and blockchain-based gold tokenization, this research contributes to the literature on green financing while offering practical implications for women’s economic empowerment, improved access to clean energy, and the advancement of inclusive and sustainable energy transitions in indigenous communities.
Pemberdayaan Digital Umkm di Desa Kemiri Kepanjen: Workshop Fotografi Produk sebagai Solusi Pemasaran Modern David Kaluge; Silvi Asna Prestianawati; Nazhira Mustaqilla; Annaurah Kireina Akmal Tamim; Rr Ayu Firdausiah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 3 (2026): Edisi September - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas visual branding pelaku UMKM di Desa Kemiri melalui optimalisasi fotografi produk menggunakan smartphone. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan teknis fotografi dan rendahnya kesadaran akan pentingnya estetika visual dalam membangun kepercayaan konsumen digital. Kegiatan dilaksanakan melalui metode capacity building berbasis action learning kepada 16 pelaku UMKM, mencakup teknik pencahayaan alami, komposisi, dan pengeditan sederhana. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi peserta, di mana rata-rata pemahaman teknis meningkat dari 32% menjadi 77%. Simpulan dari pengabdian ini adalah optimalisasi perangkat sederhana mampu mentransformasi kualitas konten pemasaran secara mandiri tanpa ketergantungan pada alat profesional mahal. Implikasi jangka panjang dari kegiatan ini adalah penguatan daya saing digital UMKM perdesaan yang berkelanjutan melalui kemandirian literasi visual.