Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Lucky Chill Cafe Logo Design Using Roland Barthes’ Visual Semiotics for Brand Image Putu Gede Maha Vivaldi Pradnyana; I Gede Wirya Mahendra Nandanawana Putra
Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif Vol. 8 No. 1 (2026): June Issue
Publisher : fakultas Desain Komunikasi Visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/judikatif.v8i1.284

Abstract

Logo design constitutes a critical stage in establishing a brand’s visual identity, as it functions as a sign system that communicates brand values and character. This study aims to design the Lucky Chill Cafe logo using Roland Barthes’ visual semiology approach to build a brand image representing the relaxed lifestyle and togetherness of urban youth. A descriptive qualitative method was employed using Wheeler’s visual identity design model, consisting of conduct research, design identity, and implement and manage, integrated with Barthes’ semiotic analysis of denotation, connotation, and myth. Data were collected through semi-structured interviews with the cafe owner and manager, non-participant observation, and visual documentation. The resulting logo features an oval composition containing seven visual elements: the sun, waves, palm trees, cutlery, a coffee cup, the shaka hand gesture, and rounded typography. These elements represent a tropical atmosphere and culinary activity, convey friendliness and casualness, and construct a narrative of a laid-back urban youth lifestyle. The study contributes to the development of a meaning-driven logo design methodology by positioning Barthes’ semiology as a generative framework in the ideation process rather than solely as a post-design analytical tool.
Redesign User Interface Website 8 Parallel dengan Memanfaatkan Generative Artificial Intelligence Putu Gede Maha Vivaldi Pradnyana; I Gede Wirya Mahendra Nandanawana Putra; Dharma Prasetya Irawan
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.5745

Abstract

Perancangan ulang User Interface (UI) yang optimal berperan penting dalam meningkatkan pengalaman pengguna, terutama dalam konteks website yang ditujukan untuk pasar global. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang UI website 8 Parallel dengan pendekatan User-Centered Design (UCD) yang dikombinasikan dengan teknologi Generative Artificial Intelligence (GAI) guna meningkatkan efisiensi desain dan aksesibilitas. Metode penelitian yang digunakan mengacu pada tahapan UCD, yaitu Specify the Context of Use, Specify User and Organizational Requirements, serta Produce Design Solution, dengan pemanfaatan UXmagic.ai sebagai alat bantu dalam proses eksplorasi desain UI berbasis AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi GAI dalam perancangan UI dapat mempercepat eksplorasi desain, menghasilkan variasi tata letak yang lebih luas, serta meningkatkan efisiensi dalam penyesuaian kebutuhan pengguna. Selain itu, evaluasi awal menggunakan Web Content Accessibility Guidelines (WCAG) mengindikasikan bahwa desain UI yang dihasilkan telah memenuhi tingkat aksesibilitas AAA, yang menjamin pengalaman pengguna lebih optimal dari segi keterbacaan dan navigasi. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan UCD berbasis GAI memberikan solusi inovatif dalam pengembangan UI, dengan keunggulan dalam efisiensi desain serta peningkatan aksesibilitas. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam memperluas cakupan metode desain UI modern dan dapat menjadi referensi bagi pengembangan antarmuka berbasis AI di masa depan.