Latar Belakang: Nilai perusahaan digunakan untuk menunjukan kondisi perusahaan yang baik atau tidak. Nilai tersebut penting bagi investor. Namun, perusahaan dalam persaingan di global ini, memiliki tantangan besar apalagi dalam konteks persaingan antar perusahaan khususnya di perusahaan subsektor makanan dan minuman. Dalam persaingan ini, pada dasar nya, tujuan utamanya adalah memenangkan hati para pemegang saham supaya mendapatkan laba yang maksimal. Hal ini dikarenakan laba tinggi (profit) yang tercermin pada harga saham, menunjukan nilai perusahaan yang baik. Oleh karena itu, perusahaan perlu banyak memperhitungkan kondisi keuangan salah satunya seperti profit/leverage untuk menilai perusahaannya serta memperhatikan pengungkapan CSR.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profitabilitas dan leverage terhadap nilai perusahaan, serta ingin mengetahui peran Corporate Social Responsibility sebagai variabel moderasi.Metode Penelitian: Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 21 perusahaan subsektor food and baverage yang terdaftar di BEI pada periode 2020-2022 dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan metode Moderated Regression Analysis (MRA).Hasil Penelitian: Hasil analisis penelitian ini menunjukan bahwa profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, leverage tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, serta Corporate Social Responsibility dapat memoderasi kedua hubungan.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menggunakan Corporate Social Responsibility sebagai variabel moderasi yang dikembangkan dari penelitian-penelitian yang tidak menggunakan moderasi pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan beberapa rasio saja, untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan rasio-rasio lain untuk menguji variable-variabel yang mempengaruhi terhadap peningkatan nilai perusahaan. Variabel moderasi digunakan untuk mengetahui apakah Corporate Social Responsibility dapat memoderasi hubungan profitabilitas dan leverage terhadap nilai perusahaan.