Tuswoyo Tuswoyo
Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI, Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Win – Win Transportation Solution dan Innovation Terhadap Service Quality pada Bus Transjakarta di Halte Harmoni Jakarta Anggi Chintya; Tuswoyo Tuswoyo
Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol 1, No 1: Januari 2021
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jiap.v1i1.1297

Abstract

The background of this thesis is that there are still several problems that occur on the Transjakarta Bus and at Jakarta Harmoni Bus Stop. As with the burning incident of the Transjakarta Bus, a theft case at the Harmoni Bus Stop. Whereas the Transjakarta Bus is a mode of public transportation that should be able to provide security and comfort to Transjakarta Bus users. To overcome some of these problems, an alternative method is needed, namely the Win – Win Transportation Solution and Innovation. This method is helpful so that no one feels disadvantaged, both from the manager and the passengers, and can also attract the community attention more people are expected to use Transjakarta Buses in carrying out their activities. Problem formulation : (1) How big is the effect of Win – Win Transportation Solution to the improvement of Service Quality of Transjakarta Buses at Jakarta Harmoni Bus stop. (2) How big is the effect of Innovation to the improvement of Service Quality of Transjakarta Buses at Jakarta Harmoni Bus Stop. (3) How big is the effect of Win – Win Transportation Solution and Innovation together (simultaneously) on improving Service Quality on Transjakarta Buses at Jakarta Harmoni Bus Stop. Research methods : quantitative approach with associative problem formulation and survey methods. The population in this study is 170.000 Transjakarta Bus users. The sampling technique in this study is accidental sampling and uses the Slovin formula with a Margin of Error 10% / 0,10 and a sig value of 5% / 0,05. From here, the number of samples in this study is obtained for 100 people. Research results : (1) There was a partial influence between Win – Win Transportation Solution to Service Quality because the value was count  > (5,987 > 1,984). (2) There was a partial influence between Innovation to Service Quality because the value was  >  (4,285 > 1,984). (3) There was a simultaneous influence between Win – Win Transportation Solution and Innovation to Service Quality because the value was  (60,914) > than  (3,09).
Analisis Peran Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta atas Kebutuhan Pengguna Gedung pada Pemeliharaan dan Perawatan Mekanikal Elektrikal Gedung Kantor Balai Kota Provinsi DKI Jakarta Baskoro Setiyo; Tuswoyo Tuswoyo
Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol 1, No 1: Januari 2021
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jiap.v1i1.1296

Abstract

The purpose of this research is to identify the role of the general bureau of Jakarta Provincial Secretariat to the needs of building users on mechanical electrical maintenance of Jakarta City Hall Office. This research uses qualitative descriptive method to describe and explain the existing phenomena in detail by using interview as its supporting instrument. This research shows that the general bureau is doing well. It not only performs building maintenance, but also communicates properly, shows effective personality and well personal grooming for professional appearance. Another role of a general bureau officer in carrying out an official event is as a coordinator not only for herself/himself, but also for all related parties. A general bureau officer must be able to establish communication with related parties and act as a mediator, a coordinator, and a manager who organizes the events well. Service is a dynamic state associated with products, services, people, processes, and the environment where its quality assessment is determined at the time it is provided. Assessing service quality considers the role of the community as the service recipient and the officers as the service provider.
Analisis Efektivitas Anggaran pada Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Administrasi Jakarta Pusat Tahun 2017 – 2019 Sahroni Sahroni; Tuswoyo Tuswoyo
Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol 1, No 1: Januari 2021
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jiap.v1i1.1298

Abstract

Dari penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa:Pada dasarnya pelaksanaan anggaran pada Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Administrasi Jakarta Pusat telah mengacu pada Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 142 Tahun 2013 tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Gubernur Nomor 161 Tahun 2014 dan SK Gubernur Provinsi DKI Jakarta tentang Kuasa Pengguna Anggaran pada Satuan Kerja Perangkat Daerah. Namun penerapan anggaran yang berbasis kinerja atau yang berorientasi pada hasil, masih kurang. Dari hasil pengamatan bahwa meskipun sudah ada Peraturan Gubernur tentang Standar Belanja, namun dalam pelaksanaannya masih ada belanja yang tidak sesuai dengan Analisis Standar BelanjaTerdapat berbagai hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan anggaran pada Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Administrasi Jakarta Pusat. Hambatan internal yaitu terjadinya penurunan efektivitas pelaksanaan, sebagian besar dikarenakan oleh faktor sumber daya manusia yang kurang berkompeten, dimana sumber daya manusia yang kurang berkualitas. Selain itu terdapat hambatan lain yaitu kekurangan sumber daya manusia, dan juga sarana dan prasarana yang kurang memadai. Adapun hambatan eksternal yaitu intoleransi; lunturnya rasa cinta tanah air, lemahnya implementasi nilai-nilai pancasila; kuatnya arus globalisasi; fanatisme kedaerahan; kesenjangan sosial dan keadilan; kurangnya pemahaman wawasan kebangsaan; masih kurangnya koordinasi antar pelaku pembangunan; pembinaan ormas belum optimal; kesadaran ormas untuk mendaftar; masih maraknya peredaran narkoba, premanisme, radikalisme, terorisme, tawuran pelajar dan tawuran antar warga/ kelompok; kurangnya keterlibatan masyarakat dalam deteksi dini dan cegah dini; kesenjangan sosial; kurangnya lapangan pekerjaan; fanatisme kedaerahan/ primodialisme; dan masih kurangnya partisipasi politik masyarakat.Upaya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan efektivitas anggaran yaitu penerapan manajemen berbasis kinerja pencegahan korupsi pada proses pengadaan barang dan jasa; peningkatan kesadaran anti korupsi; peningkatan kemampuan teknis aparatur;penanganan pengaduan masyarakat melalui system Citizen Relation Management(CRM); mengoptimalkan partisipasi masyarakat (civil society); melaporkan harta kekayaan penyelenggara negara; membuat     penetapan kinerja secara berjenjang; meningkatkan kualitas pelayanan publik; menerapkan kesederhanaan serta penghematan; konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan,dan pengawasan; penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan; menerapkan prinsip pemerintahan elektronik ataue- government.SaranBerdasarkan kesimpulan diatas, maka masukan atau saran yang dapat peneliti berikan adalah:Efektifitas pelaksanaan anggaran dapat dikatakan mengalami perbedaan capaian serapan pada masing-masing tahun yang disebabkan oleh beberapa masalah. Dengan adanya masalah tersebut maka disarankan kepada Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Administrasi Jakarta Pusat yaitu dengan cara terus memperbaiki kinerja terutama dalam bidang pengelolaan anggaran.Salah satu hambatan dalam efektivitas anggaran adalah faktor sumber daya manusia yang kurang berkompeten, dimana sumber daya manusia yang kurang berkualitas. Untuk mengatasi hal tersebut sebaiknya diadakan pelatihan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya para pegawai yang berada di posisi sebagai pengelola anggaran. Pelatihan bisa dilakukan secara periodik agar pegawai dapat terus meningkatkan kemampuannya dalam mendukung efektivitas anggaran.Dari berbagai upaya yang telah dilakukan dalam rangka meningkatkan efektivitas anggaran, sebaiknya dilakukan evaluasi upaya apa saja yang betul-betul dapat memperlihatkan peningkatan efektivitas anggaran, hal ini dapat dilakukan dengan cara melakukan pengecekan terhadap target dan realisasi anggaran terhadap upaya yang dilakukan.DAFTAR PUSTAKABastian, Indra. 2009. Sistem Akuntansi Sektor Publik. Edisi Ketiga. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.Deddi dan Ayuningtyas. 2010. Akuntansi Sektor Publik. Edisi Kedua.Jakarta: Penerbit Salemba Empat.Fadli HS, Ahmad. 2002. Organisasi dan Administrasi. Cet. III, Kediri: Manhalun Nasiin  Press.Halim, A. dan Iqbal, M. 2012. Pengelolaan Keuangan Daerah. Edisi Ketiga. Yogyakarta:  UPP STIM YKPN.Harun. 2008. Reformasi Akuntansi dan Manajemen Sektor Publik di Indonesia. Jakarta:  Penerbit Salemba Empat.Ibrahim, Amin. 2008. Teori dan Konsep Pelayanan Publik Serta  Implementasinya. Jakarta: Mandar Maju.Ihyaul, Ulum, 2009. Audit Sektor Publik Suatu Pengantar. Jakarta: Penerbit Bumi Askara.Mahmudi. 2018. Akuntansi Sektor Pulbik. Edisi Revisi. Yogyakarta: UII Press.Mashun, M et al. 2013.Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: BPFE.Mardiasmo. 2009. Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.Moleong Lexsi. 2015. Prosedur Penelitian Kualitatif. Bandung: AlfabetaPasolong, Harbani. 2012. Teori Administrasi Publik. Yogyakarta: AlfabetaPeraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi PemerintahanSiregar, Baldric. 2017. Akuntansi Sektor Publik. Edisi kedua. Yogyakarta: UPP  STIM YKPN.Soewarno Handayaningrat. 2006. Pengantar Studi Ilmu Administrasi dan Manajemen.  Jakarta: Gunung Agung.Sondang P. Siagian. 2014. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Pustaka SetiaSugiyono. 2010. Statistika Untuk Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.         . 2009. Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.Tamasoleng, Adelstin. 2015. Analisis Efektifitas Pengelolaan Anggaran di  Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Jurnal Riset Bisnis  dan Manajemen Vol. 3, No.1, P: 97-110 (Universitas SaRatulangi).Wiratna. 2015. Akuntansi Biaya. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.