Lita Ariani
Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANAN PERILAKU KONSUMEN TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBALIAN MENGGUNAKAN E-MARKETPLACE PADA GENERASI MILENIAL Aulia Rahman; Lita Ariani; Ceria Hermina
Psycho Holistic Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v2i2.623

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi, kemajuan cara berbelanja melalui E-Marketplace juga semakin berkembang ditengah persaingan dengan berbelanja secara konvensional. Kebanyakan konsumen berasal dari generasi milenial yang memutuskan untuk berbelanja menggunakan E-Marketplace. Pengambilan keputusan ini merupakan manifestasi dari sebuah perilaku yang dilakukan konsumen sebelum melakukan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peranan perilaku konsumen terhadap pengambilan keputusan pembelian menggunakan e-marketplace pada generasi milenial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku konsumen memiliki peranan signifikan dan arah yang positif terhadap pengambilan keputusan pembelian menggunakan e-marketplace pada generasi milenial. Hasil uji koefisien korelasi menunjukkan tingkat peranan perilaku konsumen tarhadap pengambilan keputusan pembelian sebesar 0,848. Besaran peranan perilaku konsumen terhadap pengambilan keputusan dilihat dari hasil koefisien determinasi sebesar 72%.
PENGARUH TUNTUTAN PEKERJAAN TERHADAP STRES KERJA PADA TENAGA KESEHATAN DI RSUD X Esmasari Rezky Syahdanti; Lita Ariani; Dicky Listin Quarta
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v5i4.13525

Abstract

ABSTRACT High job demands represent a major challenge in maintaining healthcare workers' psychological well-being while ensuring the quality of hospital services. Although the relationship between job demands and work-related stress has been widely documented, empirical evidence involving healthcare workers in regional public hospitals remains limited, highlighting the need for more context-specific investigations. This study examined the effect of job demands on work-related stress among healthcare workers at Regional Public Hospital X using a quantitative correlational design. A total of 149 healthcare workers participated in the study through a convenience sampling technique. Data were collected using the Questionnaire sur les Ressources et Contraintes Professionnelles (QRCP) and the Health and Safety Executive Work-Related Stress Scale (HSE-WRSS), and were analyzed using simple linear regression with JASP version 0.96. The findings revealed that job demands had a positive and statistically significant effect on work-related stress, accounting for 17.2% of the variance (R² = 0.172, p < 0.05). These results indicate that job demands explained 17.2% of the variation in work-related stress among healthcare workers, while the remaining 82.8% of the variance was likely attributable to other factors not included in the present research model. The findings suggest that higher job demands are associated with increased levels of work-related stress among healthcare workers and provide empirical evidence that effective management of job demands is a critical component of strategies aimed at enhancing healthcare workers' well-being and strengthening the quality of healthcare services in regional public hospitals. ABSTRAK Tingginya tuntutan pekerjaan menjadi salah satu tantangan utama dalam menjaga kesejahteraan psikologis tenaga kesehatan sekaligus mempertahankan mutu pelayanan rumah sakit. Meskipun hubungan antara tuntutan pekerjaan dan stres kerja telah banyak dilaporkan, bukti empiris pada tenaga kesehatan di rumah sakit daerah masih relatif terbatas sehingga konteks tersebut memerlukan kajian yang lebih spesifik. Penelitian ini menganalisis pengaruh tuntutan pekerjaan terhadap stres kerja pada tenaga kesehatan di RSUD X menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 149 tenaga kesehatan dilibatkan sebagai responden melalui teknik convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Questionnaire sur les Ressources et Contraintes Professionnelles (QRCP) dan Health and Safety Executive Work-Related Stress Scale (HSE-WRSS), kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak JASP versi 0.96. Analisis menunjukkan bahwa tuntutan pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja dengan kontribusi sebesar 17,2% (R² = 0,172; p < 0,05). Hasil tersebut mengindikasikan bahwa tuntutan pekerjaan mampu menjelaskan 17,2% variasi stres kerja pada tenaga kesehatan, sedangkan 82,8% variasi lainnya diperkirakan dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak tercakup dalam model penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan tuntutan pekerjaan diikuti oleh meningkatnya kecenderungan stres kerja pada tenaga kesehatan serta memberikan bukti empiris bahwa pengelolaan tuntutan pekerjaan merupakan komponen penting dalam strategi peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan dan penguatan mutu pelayanan di rumah sakit daerah.