Pembelajaran Daring Online sangat membantu dunia pendidikan Indonesia di masa datangnya pandemi Covid-19 yang tidak pernah terduga di tahun 2020, banyak aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran daring, contohnya Whatsapp, Zoom, Quizzi, dan Google Classroom, dan seterusnya. Adapun kendala yang ditemukan dilapangan adalah terkendala dalam hal infrastruktur, seperti adanya komputer dan gadget yang kurang memadahi. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana relokasi pembelajaran seni yang awalnya dilakukan secara tatap muka menjadi bentuk daring selama Covid-19. Masalah difokuskan pada bagaimana proses relokasi pembelajaran seni. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, studi dokumen, dan teknik perekaman. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Prosedur analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relokasi Pembelajaran Seni dalam bentuk daring adalah upaya yang dianggap Pemerintah dan para tenaga pendidik seperti guru dan dosen di Indonesia paling efektif untuk meningkatkan kreativitas siswa selama pandemi Covid-19. Simpulan dari hasil penelitian ini adalah teknologi digital memiliki peran penting dalam peningkatan kreativitas selama Covid-19, sejalan dengan perkembangan dunia yang semakin pesat, khususnya seperti pembelajaran membuat karya desain seni, jika perencanaan pembelajaran seni dengan media digital matang, maka semakin mendukung efektivitas dan kualitas pembelajaran.