Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Tingkat Pengetahuan dan Pengalaman Tenaga Kesehatan Terhadap Resep Palsu Psikotropika di Apotek Kota Bandung Nalurita, Sari Wahyuli; Rena Karlina
Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Akademi Farmasi Bumi Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61329/pscp.v3i1.41

Abstract

Psikotropika menjadi narkoba terbanyak ketiga yang dikonsumsi penyalahguna di Indonesia yaitu psikotropika kelompok golongan benzodiazepine dengan zat aktif Alprazolam. Obat psikotropika hanya dapat diperoleh di apotek atas resep dokter. Mengingat angka pengguna psikotropika di Indonesia cukup tinggi. Fenomena pemalsuan resep dokter atau resep salinan palsu merupakan salah satu tantangan dalam skrining administratif yang membutuhkan kecakapan apoteker dan TTK dalam skrining resep. Pemalsuan resep marak menjadi modus untuk mendapatkan obat keras, khususnya narkotika, psikotropika, dan bahan aditif lainnya. Kehati-hatian Apoteker dan TTK dalam skrining resep dibutuhkan untuk menekan jumlah kasus penyalahgunaan obat-obatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pengalaman nakes yang meliputi apoteker dan TTK terhadap resep palsu psikotropika di apotek kota Bandung. Penelitian ini merupakan penlitian observative dengan metode survei menggunakan intrumen penelitian berupa kuesioner. Sebanyak 61 nakes yang terdiri dari Apoteker dan TTK di beberapa Apotek di Kota Bandung terlibat sebagai responden dan mengisi kuesioner secara luring pada rentang waktu November 2023 sampai Januari 2024. Kemudian hasil data kuesioner untuk tingkat pengetahuan didapatkan hasil 65,96% maka dapat disimpulkan pengetahuan nakes terhadap resep palsu psikotropika Cukup Baik. Namun untuk hasil olah data kuesioner untuk tingkat Pengalaman nakes terhadap resep palsu psikotropika didapatkan hasil 53,49% maka dapat disimpulkan pengalaman nakes terhadap mendapati resep palsu psikotropika di apotek Kota Bandung Kurang.