ABSTRACT This study aims to obtain data and information related to robbery cases in Pontianak City, to determine the factors causing the perpetrators of robbery with sharp weapons in Pontianak City and to provide ideas for efforts to overcome robbery cases in Pontianak City. Robbers often adapt to situations and areas, creating new modes to carry out their actions. For example, the use of sharp weapons and physical violence that is increasing in every action. To overcome this problem, a comprehensive and sustainable approach is needed. Increasing security in vulnerable areas through more intensive police patrols and the installation of CCTV cameras can help prevent crime. Placing adequate lighting on the streets is also important to reduce the risk of crime at night. Public education about personal security and how to protect yourself is also very important. In this study, the author used an empirical method, with a descriptive approach. The results of the study are that the factors that cause perpetrators to commit robbery with sharp weapons are economic factors. Due to pressing economic pressures, namely having to meet family needs, buy clothing and food, or because a relative is sick, a person can act recklessly by committing the crime of robbery with a sharp weapon. Keywords: Criminology, Robbery, Sharp Weapons ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan informasi terkait kasus begal di Kota Pontianak, mengetahui faktor-faktor penyebab Pelaku Pembegalan dengan Senjata Tajam di Kota Pontianak dan untuk memberikan sumbangsih pemikiran terhadap upaya penanggulangan kasus begal di Kota Pontianak. Pelaku begal sering kali beradaptasi dengan situasi dan area, menciptakan modus baru untuk melancarkan aksinya. Misalnya, penggunaan senjata tajam dan kekerasan fisik yang semakin meningkat dalam setiap aksi. Untuk menanggulangi masalah ini, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Peningkatan keamanan di daerah rawan melalui patroli polisi lebih intensif dan pemasangan kamera pengawas dapat membantu mencegah kejahatan. Penempatan pencahayaan yang memadai di jalanan juga penting untuk mengurangi risiko kejahatan di malam hari. Edukasi masyarakat mengenai keamanan pribadi dan cara melindungi diri juga sangat penting. Dalam penelitian ini Penulis menggunakan metode empiris, dengan pendekatan Deskriptif. Hasil dari penelitian tersebut adalah Faktor yang menyebabkan pelaku melakukan pembegalan dengan senjata tajam adalah faktor ekonomi. Karena desakan ekonomi yang menghimpit, yaitu harus memenuhi kebutuhan keluarga, membeli sandang maupun pangan, atau ada sanak keluarganya yang sedang sakit, maka sesorang dapat berbuat nekat dengan melakukan tindak pidana pembegalan dengan senjata tajam. Kata Kunci : Kriminologi, Pembegalan, Senjata Tajam