Jahidin, Rezki Jayanti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Terapi Stem Sel terhadap Parameter Klinis Diabetes Melitus: Tinjauan Sistematis Studi Klinis 2019–2024 Putra, Khalid Setia; Jahidin, Rezki Jayanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27558

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis progresif dengan prevalensi tinggi secara global, ditandai oleh disfungsi sekresi dan/atau kerja insulin. Terapi konvensional bersifat paliatif dan belum mampu mengatasi kerusakan sel beta pankreas secara permanen. Oleh karena itu, terapi regeneratif berbasis stem cells seperti mesenchymal stem cells (MSC) dan induced pluripotent stem cells (iPSC) muncul sebagai pendekatan inovatif yang berpotensi memulihkan fungsi pankreas secara fisiologis. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan terapi stem cells dalam memperbaiki parameter klinis utama pada pasien dengan diabetes melitus tipe 1 dan tipe 2. Strategi pencarian dilakukan pada basis data Scopus dan PubMed untuk periode 2019–2024 menggunakan protokol PRISMA 2020. Seleksi studi dilakukan secara independen oleh dua peninjau. Studi yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara naratif. Parameter klinis utama meliputi kadar HbA1c, C-peptide, glukosa plasma puasa (FPG), dan kebutuhan insulin eksogen. Dari 364 artikel yang diidentifikasi, 15 studi memenuhi syarat untuk analisis. Hasil menunjukkan bahwa terapi MSC dan iPSC mampu meningkatkan produksi C-peptide, menurunkan kadar HbA1c, dan mengurangi kebutuhan insulin eksogen, baik pada pasien T1DM maupun T2DM. Sebagian besar studi juga menunjukkan keamanan terapi dalam jangka pendek. Namun, terdapat heterogenitas desain studi dan metode intervensi yang signifikan, serta kurangnya data jangka panjang. Terapi sel punca menunjukkan efektivitas klinis yang menjanjikan dalam manajemen diabetes melitus. Untuk mendukung penerapan klinis yang lebih luas, diperlukan validasi melalui uji klinis multisenter dengan protokol yang terstandarisasi serta pemantauan efek jangka panjang