Febbriana Herlinda Larasati, Aulia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KOMODIFIKASI TARI KECAK SEBAGAI PRODUK WISATA GLOBAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP NILAI-NILAI SPIRITUAL MASYARAKAT BALI Asha Bertha, Averil; Febbriana Herlinda Larasati, Aulia
TANDA Vol 2 No 04 (2022): BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v2i04.1827

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi Tari Kecak dari ritual sakral menjadi produk pariwisata global melalui metode studi pustaka. Analisis dilakukan terhadap berbagai literatur akademis, dokumen sejarah, laporan penelitian, dan publikasi ilmiah yang membahas perkembangan Tari Kecak dari tahun 1930-an hingga saat ini. Hasil kajian menunjukkan adanya pergeseran signifikan dalam bentuk, fungsi, dan makna Tari Kecak sebagai akibat dari komodifikasi pariwisata. Studi literatur mengungkapkan bahwa meskipun komodifikasi membawa dampak ekonomi positif, terjadi dilema dalam mempertahankan nilai-nilai spiritual asli. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran signifikan dalam aspek ritualistik dan spiritual Tari Kecak, di mana sebagian besar pertunjukan kini berorientasi pada kepentingan wisata. Namun, penelitian juga menemukan bahwa masyarakat Bali telah mengembangkan mekanisme adaptif yang unik, dengan memisahkan secara tegas antara pertunjukan untuk wisatawan dan ritual sakral yang masih dipertahankan keasliannya. Strategi ini memungkinkan koeksistensi antara nilai ekonomi dan spiritual, meskipun tetap menimbulkan tantangan dalam hal regenerasi dan transmisi nilai-nilai tradisional. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman tentang dinamika pelestarian warisan budaya dalam era globalisasi, serta menyoroti pentingnya keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan pelestarian nilai-nilai spiritual dalam konteks masyarakat tradisional. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang dinamika perubahan budaya dalam konteks pariwisata global dan pendekatan manajemen pariwisata budaya yang lebih holistik dan berkelanjutan, dengan penekanan pada pelibatan aktif masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan dan pentingnya pendekatan berkelanjutan dalam pengelolaan warisan budaya.