Nona Try Agista
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU YANG MENYAPIH BAYI DI BAWAH 1 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN JOHOR TAHUN 2024 Nona Try Agista
Excellent Midwifery Journal Vol. 7 No. 2 (2024): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu penyapihan yang baik di lakukan pada usia anak mencapai 2 tahun. Penyapihan yang dilakukan pada usia kurang dari tahun menyebabkan masalah pada anak. Faktor penyebab dari penyapihan kurang dari 2 tahun adalah pengetahuan dengan sikap ibu tentang waktu menyapih. Informasi sangat penting diberikan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan sikap yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu yang menyaih bayi di bawah umur 1 tahun. Desain penelitian menggunakan survey analytic dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ibu yang menyapih bayi di bawah umur 1 tahun sebanyak 31 ibu, sampel 31 responden di Puskesmas Medan Johor dengan teknik Total Sampling. Analisa data yang di gunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan ibu yang menyapih bayi di bawah umur 1 tahun sebagian besar dalam kategori Kurang sebanyak 15 (48,38%) responden, sebagian besar Sikap Negatif sebanyak 1 (3,22%) responden, hasil analisis dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan sikap ibu yang menyapih (p-value=0,817> α (0,05) atau dapat disimpulkan bahwa hipotesa dapat diterima, artinya tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu yang Menyapih Bayi 1 Tahun di Puskesmas Medan Johor.. Diharapkan ibu memberikan ASI Eksklusif pada bayinya sampai usia 6 bulan dan ASI sampai usia 2 tahun agar anak mendapatkan makanan terbaik dari ibu agar bayi tidak mudah terkena infeksi. Kata Kunci : Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Menyapih Di Bawah Umur 1 tahun
FAKTOR RISIKO TERHADAP KEJADIAN KANKER SERVIKS DI PUSKESMAS SIPINTUANGIN KECAMATAN DOLOK PARDAMEAN KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2025 Nurhamida Fitri; Nona Try Agista
Excellent Midwifery Journal Vol. 8 No. 1 (2025): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks merupakan suatu penyakit keganasan pada leher rahim atau serviks uteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko terhadap kejadian kanker serviks. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia subur di wilayah kerja puskesmas sipintuangin, kecamatan dolok pardamean sebanyak 177 orang. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 64 orang.Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada responden. Proses pengolahan data dimulai dari editing, coding, entri, cleaning dan tabulating data. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh paritas (p = 0,033), merokok (p= 0,000), usia menikah (p= 0,007), terhadap kejadian kejadian kanker serviks. Dengan demikian disarankan kepada wanita usia subur agar melakukan konseling kepada tenaga kesehatan terkait kejadian kanker serviks. Kata Kunci: Paritas, Merokok, Usia Menikah, Kanker Serviks