Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran IoT dan Teknologi Blockchain dalam Meningkatkan Keamanan Transaksi Elektronik pada E-Commerce di Indonesia Loso Judijanto; Eko Sudarmanto; Wirawati Abjan
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i02.2052

Abstract

Penelitian ini menyelidiki peran Internet of Things (IoT) dan teknologi blockchain dalam meningkatkan keamanan transaksi elektronik di sektor e-commerce Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 78 profesional di bidang TI, keamanan siber, dan industri e-commerce. Analisis yang dilakukan dengan SPSS versi 25 menunjukkan dampak positif yang signifikan dari IoT dan blockchain terhadap keamanan transaksi. Blockchain menunjukkan efek yang lebih kuat dibandingkan dengan IoT, dengan kedua teknologi tersebut saling melengkapi satu sama lain. Statistik deskriptif menunjukkan kesepakatan yang tinggi di antara para responden mengenai efektivitasnya, dengan skor rata-rata dan untuk IoT dan blockchain. Terlepas dari temuan positif ini, tantangan seperti biaya implementasi, keahlian teknis, dan interoperabilitas tetap menjadi penghalang adopsi. Studi ini menggarisbawahi perlunya investasi strategis dan dukungan regulasi untuk memfasilitasi integrasi teknologi IoT dan blockchain, yang pada akhirnya akan memperkuat kepercayaan konsumen dan mendorong pertumbuhan e-commerce di Indonesia.
Transformasi Digital Dan Dampaknya Terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi Suratman Suratman; Wirawati Abjan; Bambang Surahman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4157

Abstract

Kajian pustaka ini membahas hubungan antara transformasi digital dan efektivitas sistem informasi akuntansi (SIA) dalam lingkungan bisnis modern. Perkembangan pesat teknologi—seperti cloud computing, big data analytics, kecerdasan buatan (AI), dan blockchain—telah mengubah praktik akuntansi tradisional dengan meningkatkan akurasi data, aksesibilitas, serta efisiensi pengambilan keputusan. Namun, kemajuan ini juga menghadirkan tantangan baru, termasuk risiko keamanan siber, kompleksitas integrasi data, dan kebutuhan peningkatan kompetensi bagi para profesional akuntansi. Tinjauan ini mensintesis temuan dari penelitian-penelitian terkini yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025, menyoroti peran transformasi digital dalam meningkatkan pelaporan secara real-time, pengendalian internal, dan kepatuhan pada regulasi dalam SIA. Analisis juga menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi digital dalam bidang akuntansi sangat dipengaruhi oleh kesiapan organisasi, infrastruktur teknologi, dan kesesuaian strategi digital dengan tujuan bisnis. Kajian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengaruh digitalisasi terhadap fungsi akuntansi dan menawarkan wawasan bagi manajer serta pembuat kebijakan untuk memanfaatkan transformasi digital dalam mewujudkan sistem informasi akuntansi yang lebih efektif dan tangguh.
Donut Dance Accounting Dzurriyyatil Izzah; Irman Mamulati; Wirawati Abjan
JURNAL SAINS SOSIAL DAN HUMANIORA (JSSH) Vol. 5 No. 1 (2025): JSSH : Jurnal Sains, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Penellitian, Pengabdian dan Publikasi (LP3M), UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/jssh.v5i1.2588

Abstract

The donut dance phenomenon has become a global trend, as not just one creator account but dozens of accounts are dancing donuts with varying donut gift requirements. This community usually performs live, with some dancing alone, three or even six people, or in larger groups. This study is a qualitative study with a netnographic approach to understand how the donut dance accounting system implemented by the hosts so that many people are interested in dancing together. The results show that donut dance accounting contains conditions of meaning and value that are not just about money but more about the meaning of cooperation, self-identity, realistic expectations, economic orientation and social responsibility, all of which contain the values of togetherness, assets, existence, prosperity, family economic progress and the benefit of fellow villagers, then the donut dance accounting was formed.
EDUKASI FINANSIAL PINTAR SEJAK DINI: UPAYA PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN SISWA SMAN 35 HALMAHERA SELATAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PRE-TEST DAN POST-TEST Naswan Hadilia; Aspiati A. Samiun; Wirawati Abjan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59452

Abstract

Literasi keuangan merupakan kemampuan yang penting dimiliki oleh generasi muda untuk membantu mereka dalam mengelola keuangan secara bijak dan bertanggung jawab. Namun, tingkat literasi keuangan siswa masih relatif rendah sehingga diperlukan upaya edukasi yang efektif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan siswa SMAN 35 Halmahera Selatan melalui program Edukasi Finansial Pintar sejak Dini. Metode yang digunakan adalah pendekatan pre-test dan post-test dengan melibatkan 43 siswa sebagai peserta. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan uang saku, pentingnya menabung, penyusunan anggaran sederhana, serta perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test sebesar 37,0 meningkat menjadi 47,1 pada post-test. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai t = -15,4 dengan tingkat signifikansi p < 0,001, yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan setelah pelaksanaan edukasi. Temuan ini menunjukkan bahwa program edukasi finansial yang diberikan efektif dalam meningkatkan tingkat literasi keuangan siswa. Oleh karena itu, edukasi keuangan sejak dini perlu terus dikembangkan sebagai upaya membentuk generasi muda yang cerdas dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.