Janny Jovita Pakanan
Program Studi Ilmu Lingkungan, Universitas Wira Bhakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Mikroorganisme Simbion dalam Meningkatkan Toleransi Terumbu Karang terhadap Kenaikan Suhu (Studi Literatur) Janny Jovita Pakanan; Sri Misykat Azis
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i02.2056

Abstract

Pemanasan laut akibat perubahan iklim telah menjadi ancaman serius bagi kelangsungan terumbu karang di seluruh dunia. Salah satu dampak utama dari pemanasan laut adalah pemutihan karang yang terjadi akibat gangguan dalam hubungan mutualisme antara karang dan Symbiodinium. Studi literatur menunjukkan bahwa peningkatan suhu laut tidak hanya menyebabkan pemutihan tetapi juga mempercepat pertumbuhan alga oportunistik serta meningkatkan risiko penyakit karang, yang pada akhirnya mempercepat degradasi ekosistem terumbu karang. Namun, penelitian terbaru mengungkapkan bahwa mikroorganisme simbion, termasuk Symbiodinium, bakteri, dan archaea, berperan penting dalam meningkatkan ketahanan karang terhadap stres termal. Beberapa strategi konservasi berbasis mikrobioma, seperti inokulasi mikroba tahan panas dan rekayasa komunitas mikrobioma, telah dikembangkan untuk meningkatkan ketahanan karang terhadap perubahan iklim. Selain itu, strategi mitigasi berbasis ekosistem dan pengurangan emisi gas rumah kaca juga menjadi langkah penting dalam menjaga kelestarian terumbu karang di masa depan.
Assessing Community Participation in Environmental Greening Initiatives Sari Agusliana; Hasanuddin Hasanuddin; Andi Muhammad Ilham; Janny Jovita Pakanan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3492

Abstract

This study examines the antioxidant potential of three plants used by the people of Rote Ndao in skin care, namely Puteh Wood (Alstonia scholaris), Kesambi (Schleichera oleosa), and Moringa (Moringa oleifera). The background of the study was based on skin aging triggered by oxidative stress due to free radicals. The research objectives were to identify active phytochemical compounds, formulate the three extracts into creams, and analyze their potential synergism and antioxidant activity in a descriptive-exploratory manner. Extraction using 70% ethanol was carried out by maceration method, while phytochemical identification was applied by color reaction and precipitation tests for alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, terpenoids, and steroids. Vanishing cream-based cream formulation was successfully made with good physical characteristics, namely homogeneous, pH 6.8, and spreadability of 5.7 cm. Qualitative antioxidant activity test using DPPH method showed a rapid change of DPPH purple color to pale yellow in mixed extracts and creams, indicating stronger antioxidant activity than single extracts. The results indicate the presence of potential antioxidant compounds in all three plants and an indication of synergistic effects between extracts that may come from the interaction of different classes of phytochemical compounds. These findings provide an important basis for more in-depth quantitative studies in the development of natural ingredient-based antioxidant products. Keywords: Anti-aging, Phytochemical, Cream, Polyherbal, Synergism, Qualitative, Rote Ndao, DPHH