Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA KERUSAKAN JALAN PADAAPISANERMUKAAERKERASAN LENTUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (STUDI KASUS JALAN YOS SUDARSO KABUPATEN PEKALONGAN) Novia Agustina; Tisnawati
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 2 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v2i02.2549

Abstract

Analisis kerusakan jalan merupakan salah satu tahapan untuk menentukan penilaian kondisi kerusakan jalan. Metode yang digunakan untuk menganalisa kerusakan pada penelitian ini yaitu dengan metode Pavement Condition Index (PCI), karena metode ini dianggap lebih efektif untuk menganalisis kondisi lapisan permukaan perkerasan lentur. Penelitian ini dilakukan pada Jalan Yos Sudarso Kabupaten Pekalongan, jalan ini merupakan jalan penghubung antara Kecamatan Wiradesa dan Kecamatan Wonokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi kerusakan jalan pada Jalan Yos Sudarso Kabupaten Pekalongan dan juga penanganannya, hal ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan startegi penanganan kerusakan yang tepat. Berdasarkan hasil analisa kerusakan permukaan jalan pada ruas Jalan Yos Sudarso, kerusakan yang terjadi antara lain kerusakan mengembang, retak buaya, retak blok, retak memanjang, rusak tepi atau penurunan tepi, tambalan, dan pelepasan butiran pada permukaan jalan dengan tingkatan kerusakan yang berbeda-beda yaitu rendah, menengah, maupun tinggi, sehingga menyebakan permukaan jalan berlubang. Dari analisa jenis dan luas kerusakan yang terjadi, kondisi lapisan permukaan perkerasan lentur yang dihitung dengan metode PCI pada Jalan Yos Sudarso termasuk dalam kondisi jelek (poor) dengan nilai PCI 39 dan strategi penanganan yang digunakan antara lain pelapasan retakan, pengisian retakan, penambalan lubang, dan perataan jalan.
ZONASI JENIS MATERIAL DAN POTENSI AMBLESAN LAHAN SEBAGAI INSTRUMEN MITIGASI TATA RUANG WILAYAH DI KOTA SEMARANG Pribadi Agung; Annas Firman; Nauval Rabbani; Muhammad Malik; Dwi Kumalasari; Tisnawati; Reza Zaenul
SEMINAR TEKNOLOGI MAJALENGKA (STIMA) Vol 8 (2024): STIMA 8.0 : Menuju Kesinambungan : Inovasi dan Adaptasi Teknologi untuk Pembangunan Be
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/stima.v8i0.1234

Abstract

Kemampuan lahan untuk pemanfaatan ruang selama ini berdasarkan perhitungan kemampuan lahan untuk pertanian dan dari aspek fisik lahan, belum terkait kemampuan lahan ditinjau dari karakteristik massa tanah pembentuk hamparan lahan yang menjadi faktor penentu seluruh faktor kemampuan lahan. Karakteristik massa tanah lebih ditentukan oleh stratigrafi massa tanah di bawah permukaan fisik yaitu komposisi jenis material, distribusi perlapisan, konsistensi dan densitas massa tanah yang menentukan potensi amblesan. Tuntutan tata ruang Kota Semarang sebagai ibukota Jawa Tengah diperlukan wilayah-wilayah yang siap untuk dibangun sarana dan prasarana kota. Kecenderungan demikian yang menyebabkan terus diadakan usaha-usaha rekayasa lahan dan wilayah rawan untuk konstruksi menjadi daerah-daerah yang harus siap dibangun lengkap dengan prasarananya. Rekayasa lahan dan perencanaan konstruksi sangat dipengaruhi karakteristik tanah setempat yang sangat beragam kondisinya, sehingga efektifitasnya akan diperoleh jika telah diketahui pasti sifat-sifat tanah tertentu pada zona-zona tertentu dalam hubungannya dengan stratifikasi kemampuan lahan. Penelitian dilakukan di Kota Semarang, secara geografis terletak di antara 6°50' – 7°10' LS dan 109°50' – 110°35' BT terletak di kawasan pantai utara pulau Jawa. Penelitian dengan pengeboran, sondir, diskripsi strata lapisan tanah pada seluruh titik uji tersebar di wilayah Kota Semarang dan selanjutnya disusun peta zona material lahan. Sampel tanah tidak terganggu dari bor dianalisis di laboratorium untuk mengetahui parameter karakteristik fisik tanah guna menganalisis potensi amblesan dengan indikator kemampuan / daya dukung lahan, besar dan lama waktu amblesan. Dari penelitian ini diperoleh zonasi jenis material dan potensi amblesan lahan yang dapat digunakan sebagai instrumen mitigasi tata ruang wilayah di Kota Semarang