Riyani, Citra Dewi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KESIAPAN SD NEGERI PATI KIDUL 05 DALAM MENGHADAPI ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM PESERTA DIDIK Riyani, Citra Dewi; Sukamto, Sukamto; Sary, Ryky Mandar
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 5, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v5i1.19492

Abstract

Penelitian ini berfokus pada kesiapan dalam menghadapi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Peserta Didik di Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesiapan sekolah dalam menghadapi asesmen kompetensi minimum peserta didik di Sekolah Dasar, serta menganalisis faktor yang mempengaruhi kesiapan dalam menghadapi asesmen kompetensi minimum peserta didik di Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Sekolah, Guru, dan Peserta Didik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun pemeriksaan keabsahan pada penelitian ini menggunakan trianggulasi teknik dan trianggulasi sumber. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa kesiapan SD Negeri Pati Kidul 05 dalam menghadapi AKM telah berjalan 85% dengan kategori baik. Adapun kesiapannya meliputi pemahaman kepala sekolah terhadap pengetahuan AKM ditanggapi dengan baik, menyediakan sarana dan prasarana yang memadai dan dibutuhkan seperti komputer/laptop, koneksi jaringan listrik dan internet, buku materi penunjang AKM dengan latihan-latihan soal literasi dan numerasi, selain itu terdapat peran guru yang membantu siswa dalam penggunaan IT, mengajari cara mengatasi kendala jika server mengalami down dan antusias siswa dan rasa semangatnya untuk belajar dikelas. Sementara faktor penghambatnya dalam persiapan AKM adalah terganggunya sinyal pada jaringan internet sehingga menyebabkan lemot dan server menjadi down sehingga waktunya menjadi berkurang, tidak ada ruangan khusus untuk pelaksanaan AKM maupun untuk simulasi AKM, dan pemahaman siswa dalam penggunaan IT masih gaptek, lalu untuk pemahaman yang dimiliki oleh siswa terhadap materi literasi dan numerasi pada AKM juga masih kurang.