Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAAN TENTANG SADARI PADA WUS Ayu Andera, Neta; Lailaturohmah, Lailaturohmah; Restiya Agustin, Erda
Jurnal LENTERA Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v5i1.427

Abstract

The high incidence of breast cancer in women is often caused by a lack of public understanding of the early detection of the disease. Therefore, health education about breast self-examination (SADARI) is provided to the public, especially women of childbearing age (WUS), to facilitate understanding related to the dangers of breast cancer. This program aims to reduce the incidence of breast cancer in Village Pikatan through counseling and education about SADARI. The method used is to provide health education in the form of direct counseling on the importance of early detection with SADARI to reduce the incidence of breast cancer in WUS. The results of this program showed that most of the 30 respondents had good knowledge about breast cancer and early detection, which was reflected in the positive attitude towards SADARI's behavior. In conclusion, it is hoped that Puskesmas officers can continue to supervise the implementation of SADARI periodically to increase the effectiveness of breast cancer prevention in the community
PEMBERIAN PILATES EXERCISE TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID Ayu Andera, Neta
Jurnal LENTERA Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v4i1.318

Abstract

Dysmenorrhea is a disruption in menstrual blood flow/menstrual pain. If dysmenorrhea pain is not treated immediately, it will affect the individual's mental and physical function so that non-pharmacological measures are needed. Non-pharmacological therapy that can be done is Pilates exercise.. The aim of providing pilates exercise is to reduce menstrual pain at SMPN 7 Kota Kediri. Method of providing pilates exercise counseling to reduce menstrual pain to 15 female students at SMPN 7 Kota Kediri. The results of counseling on providing pilates exercise to reduce menstrual pain in teenagers at SMPN 7 Kota Kediri, can apply pilates exercise to reduce dysmenorrhea pain which does not cause side effects in reducing the incidence of dysmenorrhea pain.Conclusion Giving pilates exercuse can reduce menstrual pain in adolescents at SMPN 7 Kota Kediri, so adolescents are advised to apply pilates exercise to reduce dysminorea pain that does not cause side effects in reducing dysminorea pain
HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN IBU DENGAN KEBERHASILAN ASI EKSLUSIF PADA NULIPARA DI BPM SRI UTAMI Amd.keb DI DESA ASMOROBANGUN KECAMATAN PUNCU KABUPATEN KEDIRI Wahyuningsih, Diyan; Ayu Andera, Neta; Mamik, Mamik
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 6 No 2 (2022): Vol 6 No 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v6i2.19169

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI kepada bayi tanpa makanan dan minuman pendamping (termasuk air jeruk, madu, air gula), yang dimulai sejak bayi baru lahir sampai dengan usia 6 bulan. Setelah bayi berumur enam bulan, bayi boleh diberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI), karena ASI tidak dapat memenuhi lagi keseluruhan kebutuhan gizi bayi sesudah umur enam bulan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Hubungan status pekerjaan ibu dengan keberhasilan pemberian ASI Ekslusif pada nulipara di BPM Sri Utami Amd.Keb di desa asmorobangun kecamatan puncu kabupaten kediri. Penelitian yang di gunakan metode kualitatif, Populasi seluruh ibu yang memberikan ASI ekslusif dan tidak ekslusif sebanyak 30 responden diambil sampel menggunakan teknik total sampling. Instrument menggunakan kuesioner, data dinyatakan dalam skala nominal dan rasio serta dianalisis menggunakan uji koefisien kontingensi. Hasil penelitian sebagian besar responden bekerja yaitu sebanyak 18 (60%) dan mendapatkan hasil untuk asi ekslusif yaitu sebanyak 15 (50%). Hasil uji statistik mengunakan uji kontingensi status pekerjaan ibu dengan keberhasilan ASI ekslusif menunjukan signifikan 1,000 yang berarti lebih besar dari 0,005 yang berarti tidak ada hubungan status pekerjaan ibu dengan keberhasilan ASI ekslusif pada nulipara. Pemberian ASI ekslusif perlu di tingkatkan lagi untuk ibu bekerja ataupun tidak bekerja agar anak dapat sepenuhnya mendapatkan ASI ekslusif guna untuk kebutuhan kecerdasan, untuk ibu bekerja perlu adannya pengetahuan tentang bagaimana cara untuk dapat memeberikan ASI ekslusif.
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN DAN MOTIVASI TERHADAP KETERAMPILAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 1 KRAS KABUPATEN KEDIRI Dwi Agustin, Nizma; Wahyuningsih, Diyan; Ayu Andera, Neta
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i2.21391

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: SADARI adalah metode deteksi dini kanker payudara yang dilakukan sedini mungkin. Di Indonesia, kanker payudara merupakan penyakit tertinggi dengan 16.6% kasus . Tujuan: mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan, motivasi, dan keterampilan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di SMP Negeri 1 Kras.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan survey analitik. Populasi sebagian siswi kelas IX sebanyak 38 orang diambil dengan metode purposive sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner, Leaflet, dan video, dinyakatan dengan skala ordinal. Analisis data menggunakan Uji wilcoxon.Hasil penelitian: Berdasarkan uji wilcoxon nilai Asymp Sig (2-tailed) = 0,00 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya ada pengaruh tingkat pengetahuan dan motivasi terhadap keterampilan SADARI. sebelum penyuluhan didapatkan 21 responden berpengetahuan kurang, setelah dilakukan penyuluhan responden yang sebanyak 36 orang berpengetahuan baik. Nilai motivasi sebelum penyuluhan didapatkan 31 responden memiliki motivasi sedang, setelah penyuluhan di dapatkan sebanyak 37 responden yang memiliki motivasi kuat. Nilai keterampilan sebelum penyuluhan tidak ada responden yang memiliki nilai terampil sedangkan setelah penyuluhan yang memiliki nilai terampil sebanyak 36 orang.Kesimpulan: Ada pengaruh penyuluhan menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan, motivasi, dan keterampilan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI)
PENGARUH PERLAKUAN METODE BIRTHING BALL TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI KALA 1 FASE AKTIF DI PUSKESMAS KEPANJEN KIDUL KOTA BLITAR Sulistyawati, Yuliana; Wahyuningsih, Diyan; Ayu Andera, Neta
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 2 (2023): Volume 7 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i2.21394

Abstract

Latar Belakang : Rasa ketidaknyamanan dan nyeri dalam persalinan merupakan hal unik dan fisiologis yang akan di alami oleh setiap ibu yang akan bersalin. Untuk mengurangi rasa nyeri perlu perlakuan metode birthing ball. Tujuan penelitian mengetahui adakah pengaruh perlakuan metode birthing ball terhadap penurunan intensitas nyeri kala 1 fase aktif di Puskesmas Kepanjenkidul Kota Blitar. Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen sungguhan (pre experimen). Populasi seluruh ibu hamil Puskesmas Kepanjenkidul sebanyak 10 responden.Variabel independen yaitu birthing ball dan variabel dependen yaitu intensitas nyeri. Intrumen independen menggunakan lembar cek list dan dependen menggunakan lembar observasi skala VAS (Visual Analog Skal). Hasil Penelitian : Berdasarkan uji wicoxon nilai Asymp sig (2-tailed) = 0,00 <0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya ada pengaruh perlakuan metode brithing ball terhadap intensitas nyeri kala 1 fase aktif. Hasil Penelitan, sebagai besar responden memiliki rasa nyeri berat sebanyak 10 (100%) sebelum dilakukan perlakuan brithing ball sedangkan rasa nyeri ringan 2 responden (20%), rasa nyeri sedang 8 responden (80%). Kesimpulan : Berdasarkan hasil pengaruh perlakuan metode brithing ball terhadap penurunan intensitas nyeri kala 1 fase aktif. Saran diharapkan ibu hamil di wilayah lebih aktif mencari informasi, mengikuti kelas ibu hamil dan bertanya ke petugas kesehatan mengenai brithing ball.