Pendidikan memiliki peran krusial dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan menjadi fondasi utama kemajuan suatu bangsa. Guru sebagai salah satu pilar utama sistem pendidikan memegang tanggung jawab besar dalam membimbing dan membentuk kepribadian siswa. Namun, minat mahasiswa program studi kependidikan, khususnya Pendidikan Geografi, untuk berkarir sebagai tenaga pendidik semakin menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa lebih memilih berkarir di luar dunia pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif program studi Pendidikan Geografi Universitas Jember angkatan 2021-2024. Data penelitian dikumpulkan melalui kuisioner yang disebarkan kepada responden sesuai dengan kriteria serta dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif . Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang memengaruhi rendahnya minat mahasiswa terhadap profesi guru meliputi persepsi negatif tentang profesi guru, tingginya beban kerja, serta rendahnya kesejahteraan finansial. Selain itu, faktor lingkungan keluarga dan daya tarik prospek kerja di luar bidang pendidikan turut berkontribusi terhadap kecenderungan mahasiswa untuk memilih jalur karir lain, seperti usaha mandiri atau bekerja di sektor non-pendidikan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun bidang pendidikan memiliki prospek kerja yang cukup baik, sebagian besar mahasiswa lebih mempertimbangkan karir di luar profesi guru. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan apresiasi terhadap profesi guru, meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, serta memperkuat dukungan sosial guna menarik minat generasi muda untuk berkarir di bidang pendidikan.