Nasir, Muhammad
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengintegrasian Teknologi dalam Pembelajaran di Era Digital (Sebuah Kajian Pustaka) Nasir, Muhammad; Sutiah, Sutiah
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.16(1).66-77

Abstract

Perkembangan pesat teknologi telah memberikan pengaruh yang sangat besar dibidang pendidikan. Seorang pendidik harus mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang ada untuk menunjang proses pembelajaran. Salah satu tantangan terbesar seorang guru dalam menggunakan pembelajaran berbasis teknologi adalah bagaimana mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran yang efektif dan efisien. Fokus penelitian ini adalah menganalisis urgensi dan model pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran mulai dari teori hingga prakteknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode studi Pustaka, yaitu pengumpulan berbagai macam literatur kemudian memahami dan mempelajari berbagai teori dari berbagai literatur yang relevan dengan penelitian yang dilakukan. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa Pada hakekatnya, Pembelajaran berbasis teknologi yaitu pendekatan pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital secara kreatif selama proses belajar dan mengajar. pembelajaran berbasis teknologi juga menjadi salah satu pilar utama di era modern saat ini. Dalam ranah pendidikan mengeksplorasi dan memanfaatkan teknologi digital membawa peluang bagi pendidik untuk menciptakan kesan belajar yang lebih menarik pada pelajaran yang disampaikan. Pembelajaran menggunakan teknologi juga dinilai lebih efektif dalam meningkatkan pengalaman belajar peserta didik. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi salah satu pilar utama dalam transformasi pendidikan di era digital. Pengintegrasian teknologi bukan sekadar penggunaan alat bantu, melainkan melibatkan perubahan mendalam dalam metode pengajaran, interaksi siswa-guru, dan pengalaman belajar secara keseluruhan. Dengan mengadopsi teknologi yang terus berkembang, metode pembelajaran konvensional semakin diperkaya dengan inovasi yang memungkinkan proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif, personal, dan efisien. Pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran memiliki banyak manfaat diantaranya adalah akses terhadap materi pembelajaran yang lebih luas Adapun model-model pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran antara lain model SAMR, model LoTI, Model Dwyer, Model Raby, Model TIM. dan Model TIP.
Hakikat Pembelajaran Matematika dan Integrasinya dengan Nilai Islam di Madrasah Ibtidaiyah (Studi Kasus di MI Darul Falah Kabupaten Kediri) Nasir, Muhammad; Barizi, Ahmad; Kawakib, Akhmad Nurul; Bukhori, Imam; Awalyah, Chusnul Chotimah
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 16, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(3).329-341

Abstract

Matematika merupakan ilmu yang diajarkan sejak ditingkat sekolah dasar. Matematika tidak bisa dilepaskan dengan nilai-nilai ilmu keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hakikat pembelajaran matematika, pembelajaran matematika di madrasah ibtidaiyah, dan bentuk integrasi matematika dengan nilai islam di madrasah ibtidaiyah. Sangat penting bagi umat islam untuk mengetahui tentang hubungan pembelajaran matematika dengan nilai keislaman sejak ditingkat pendidikan dasar. Dengan begitu, umat islam juga dapat lebih memahami bahwa ilmu matematika yang sebelumnya dianggap hanya sebagai ilmu umum, ternyata juga memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek pada penelitian ini yaitu guru matematika di MI Darul Falah Kabupaten Kediri. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu pada hakikatnya pembelajaran matematika di tingkat dasar memuat empat hal yaitu 1) Menelusuri pola dan hubungan, 2) Kreatifitas yang membutuhkan (imajinasi, intuisi, dan penemuan), 3) Kegiatan pemecahan masalah dan 4) Sebagai alat komunikasi. Matematika sebagai ilmu deduktif dan abstrak, banyak menggunakan simbol sebagai bahasa, menyebabkan siswa sekolah dasar dengan rentang usia 7 sampai 12 tahun yang masih dalam tahap perkembangan operasional konkret mengalami kesulitan karena belum bisa untuk berpikir secara abstrak atau formal. Dengan demikian Pada Proses mengajarkan matematika, pendidik diharapkan memiliki kemampuan dalam menghubungkan matematika dengan dunia anak yang masih belum bisa berpikir secara deduktif supaya bisa memahami matematika, salah satu caranya melalui benda konkret atau alat praga. Penerapan matematika di madrasah ibtidaiyah mengacu pada KMA No. 450 tahun 2024 tentang implementasi kurikulum merdeka di madrasah..Kata Kunci: Hakikat, Pembelajaran Matematika, Integrasi, Nilai Islam