Kartino Kartino
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Pendidikan Agama Islam Dalam Keluarga Jamaah Tabligh Di Dusun Paris Desa Malikian Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah Kartino Kartino
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Februari - Maret 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan agama Islam dalam keluarga Jamaah Tabligh memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai keislaman pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pola pendidikan agama Islam dalam keluarga Jamaah Tabligh di Dusun Paris, Desa Malikian, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti melakukan pengumpulan melalui beberapa teknik, yaitu: wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan keluarga-keluarga Jamaah Tabligh di dusun tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang peran keluarga dalam membentuk karakter dan pemahaman agama pada anak-anak, serta kontribusi pola pendidikan agama Islam Jamaah Tabligh terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan di masyarakat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan tentang proses pendidikan agama Islam dalam keluarga Jamaah Tabligh. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendidikan agama sejak dini dalam keluarga, yang menjadi fondasi utama bagi perkembangan anak. Keluarga Jamaah Tabligh menginternalisasi nilai-nilai agama melalui kegiatan sehari-hari seperti taklim keluarga, musyawarah, dan pembiasaan. Pola pendidikan yang diterapkan cenderung otoriter dengan mengenalkan dan menanamkan semangat dakwah pada anak sejak kecil, namun juga demokratis dengan memberikan ruang dialog ketika anak beranjak dewasa terkait pilihan pendidikan. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti peran masjid sebagai tempat menyampaikan dakwah dan pendidikan agama Islam, serta kegiatan khuruj sebagai sarana untuk menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.