Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Portrait of Community Dynamic Changes Towards Globalisation Development Sukron Azhari; Masroer
International Journal of Sociology of Religion Vol. 1 No. 1 (2023): International Journal of Sociology of Religion
Publisher : ASTEEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70687/ijsr.v1i1.1

Abstract

The dynamics of social change in society is a reality that occurs in people's lives, especially in Wakan Village, especially with the current rapid development of globalization. The development of globalization is a new challenge for all levels of society, especially those that are able to give effect to old habits to be abandoned. Globalization in people's lives has positive and negative impacts in all aspects of change. However, from the impact caused by the current development of globalization, it becomes a challenge for the community to learn about introjection caused by the development of globalization. Therefore, people must have knowledge and be wise in carrying out an era development, especially with the progress of globalization. Adopting a development of globalization wisely will be able to provide benefits for every community life, but apart from the benefits obtained in adopting the development of globalization by the community, the positive values ​​that were previously carried out are also not spared. So that people do not become ambiguous towards the customary values ​​that they used to have.
Mendedahkan Keberagamaan dalam Kebersamaan: Bentuk Pengejawantahan Spiritualitas Lokal Sedulur Sak Lawase di Kalasan Setiawan, Johannes; Masroer
El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 3 No. 2 (2022): El-Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53678/dm2g8f11

Abstract

Artikel riset yang berjudul, “Mendedahkan Keberagamaan dalam Kebersamaan: Bentuk Pengejawantahan Spiritualitas Lokal Sedulur Sak Lawase di Kalasan”, disusun dengan maksud untuk memberikan gambaran komprehensif sekaligus mendedah secara analitik berkenaan dengan jalinan relasi dari masyarakat beragama yang berada dalam wilayah yang menyatu dalam satu bingkai kebudayaan Jawa sebagai kebudayaan lokal yang memiliki pengaruh signifikan dalam proses pembentukan kebudayaan nasional Indonesia saat ini. Dengan menggunakan penelitian model grounded research dan menyertakan metode, observasi, interview, FGD dan dokumentasi, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip Seduluran sak lawase yang hidup pada masyarakat kampong (lokal) Kalasan terjadi melalui perjalanan sosio-historis dari generasi ke generasi selama berabad-abad, terutama sejak masa pembangunan candi-candi Hindu dan Buddha di masa Mataram Kuno hingga kehadiran agama Islam dan Kekristenan. Hal itu yang kemudian menjadi pondasi nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan (seduluran sak lawase) yang kokoh yang dipraktikkan oleh masyarakat kampong Kalasan hingga saat ini sehingga membentuk nilai spiritualitas yang mengakar kuat. Adapun bentuk dari prinsip seduluran sak lawase adalah menanamkan rasa persaudaraan (kekeluargaan) yang bersifat ikatan batiniah kepada siapapun tanpa membeda-membedakan suku, ras, asal daerah, bahkan agama. Modal kebersamaan tersebut kemudian terus mengalami rekontekstualisasi sesuai kebutuhan zaman, seperti untuk pembangunan fasilitas umum (jalan, selokan, pos ronda, dan sebagainya) serta memberikan penghormatan pada tiga momentum sakral dalam kehidupan orang Jawa, yaitu kelahiran, pernikahan dan kematian yang sebenarnya juga menjadi siklus dasar kehidupan umat manusia sejagad.