This study looks at the performance of an agency, namely the Bali Provincial Inspectorate, in managing national complaint services or SP4N-LAPOR! which is within the Bali Provincial government. This study uses a qualitative research type with a descriptive method. The analysis of this study uses performance theory (Robbin) (a) Quality. (b) Quantity, (c) Timeliness. (d) Effectiveness, (e) Independence, (f) Work Commitment which has the function and purpose of being a benchmark for how an achievement can be seen and achieved within a certain time frame. The findings of this study indicate that the performance carried out by the Bali Provincial Inspectorate in managing SP4N-LAPOR! has been running quite well, although in its implementation there are several obstacles such as budget and suitability of achieving report targets that have not been maximized. However, the management of SP4N-LAPOR! which is in the Bali Government environment has received various awards in the field of national complaint management. The recommendations that can be given are the existence of a special budget so that massive socialization can be carried out and the existence of SP4N-LAPOR! is better known by the wider community and is expected to play a more active role in overseeing government performance Abstrak Pada penelitian ini melihat bagaimana kinerja sebuah instansi yaitu Inspektorat Provinsi Bali dalam pengelolaan layanan pengaduan nasional atau SP4N-LAPOR! yang berada di lingkungan pemerintahan Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Analisis penelitian ini menggunakan teori kinerja (Robbin) (a) Kualitas, (b) Kuantitas, (c) Ketepatan Waktu, (d) Efektivitas, (e) Kemandirian, (f) Komitmen Kerja yang memiliki fungsi dan tujuan yaitu sebagai tolak ukur bagaimana sebuah capaian dapat dilihat dan dicapai dalam rentan waktu tertentu. Hasil temuan pada penelitian ini menunjukan kinerja yang dilakukan oleh Inspektorat Provinsi Bali dalam pengelolaan SP4N-LAPOR! sudah berjalan dengan cukup baik, meskipun dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala seperti anggaran dan kesesuaian pencapaian target laporan yang belum maksimal. Kendati demikian pengelolaan SP4N-LAPOR! yang ada di lingkungan Pemerintah Bali mendapatkan berbagai penghargaan di bidang pengelolaan pengaduan nasional. Adapun rekomendasi yang dapat diberikan yaitu adanya anggaran secara khusus sehingga dapat dilakukan sosialisasi secara masif dan keberadaan SP4N-LAPOR! lebih diketahui oleh masyarakat luas dan diharapkan lebih berperan aktif dalam mengawasi kinerja pemerintah Kata Kunci: Capaian, Kinerja, Partisipasi Masyarakat, Pengaduan Pelayanan Publik, SP4N-LAPOR!