Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

A QSPM Strategy to Control Inventory Turnover in Aerospace Industry Cynthia Andansari Putri; Yenny Maya Dora
Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen Vol 7 No 1 (2025): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jakman.v7i1.5052

Abstract

Purpose: This study analyzes the current inventory management of PT. UTX and develops a data-driven control strategy by integrating internal and external strategic factors, addressing the aerospace industry’s unique high-dependency and certification requirements that are rarely explored in prior research. A key novelty of this research lies in the integration of the SWOT framework and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) to design aerospace inventory strategies—an approach that has not been explicitly applied in this context before. Methodology: A sequential exploratory mixed methods approach was applied, starting with qualitative interviews and followed by quantitative strategic analyses to evaluate factors influencing inventory turnover Research Findings: PT. UTX maintains a solid planning system through MPS and leverages 3PL and bonded logistics centers, yet faces issues in digital integration, cross-functional coordination, and single-source supplier dependency. The analysis positions the company in a “grow and build” strategy, with backward integration identified as the most effective approach to enhance efficiency and supply chain resilience .Limitations: The study focuses on PT. UTX and relies on internal expert input, which may limit generalizability to other contexts. Contribution: This research advances supply chain strategy literature by integrating mixed methods with strategic tools, empirically validating backward integration and multi-sourcing as resilience strategies in high-certification industries like aerospace. Novelty: The study uniquely combines qualitative insights and quantitative models to design an inventory control framework, emphasizing backward integration and multi-sourcing to strengthen supply chain resilience.
Orchid Plant Business Development Plan Griya Kembang Punakawan Riza Pahlevi; Yenny Maya Dora
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i2.50792

Abstract

The ornamental plant industry, especially orchids, has experienced significant growth along with the increasing public interest in natural decorations. This study aims to ana-lyze the development strategy of orchid cultivation and rental businesses as a sustaina-ble business model. The research method used is a qualitative approach with a case study on Griya Kembang Punakawan, a business that integrates orchid cultivation, rent-al, and care clinics in Greater Bandung. The results of the study indicate that the imple-mentation of an integrated business model provides a competitive advantage by in-creasing the added value of products and services. Orchid rental services for events such as weddings and exhibitions are an economical alternative compared to purchasing ornamental plants directly. In addition, orchid clinic services contribute to maintaining plant quality by offering care consultations. From a financial aspect, business projections show a positive return on investment, with an estimated ROI of 70.64% per year and an NPV reaching IDR 435,151,581. In conclusion, the orchid cultivation and rental business development strategy has promising prospects in supporting business sustainability, especially with the optimization of digital marketing and efficient supply chain management.
Pengaruh Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan terhadap Loyalitas Pelanggan Dengan Kepuasan Konsumen Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Klinik Kecantikan Amabelle Bandung) Adinda Syifa Azhari; Yenny Maya Dora
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.6653

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi dampak dari kualitas produk serta kualitas pelayanan terhadap kesetiaan pelanggan, dengan kepuasan konsumen sebagai variabel yang berfungsi sebagai jembatan di Klinik Kecantikan Amabelle Bandung. Metode yang diterapkan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif, melibatkan 255 orang responden yang merupakan pelanggan dari klinik tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui distribusi kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil dari analisis menunjukkan bahwa kualitas produk dan pelayanan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kepuasan serta kesetiaan pelanggan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan. Temuan ini menggarisbawahi bahwa dengan mutu produk yang lebih baik dan kualitas pelayanan yang optimal, maka tingkat kepuasan pelanggan akan meningkat yang pada akhirnya memperkuat loyalitas mereka. Oleh karena itu, menjaga kualitas produk, meningkatkan keterampilan staf, serta konsistensi pelayanan merupakan langkah strategis yang krusial untuk meningkatkan kepuasan dan kesetiaan pelanggan secara berkelanjutan.
Pengaruh Brand Image dan Promosi terhadap Minat Beli Ulang Dengan Kepuasan Sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada Salapak Mikroshop Bandung) Dian Mega Pratiwi; Yenny Maya Dora
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.7014

Abstract

Persaingan yang semakin ketat dalam sektor UMKM menuntut pelaku usaha untuk menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar mampu mempertahankan pelanggan. Kondisi ini juga dialami oleh Salapak Mikroshop Bandung, yang menghadapi masalah berupa rendahnya minat beli ulang meskipun berbagai upaya peningkatan Brand Image dan kegiatan promosi telah dilakukan. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji sejauh mana Brand Image dan promosi dapat memengaruhi minat beli ulang, dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel yang memediasi hubungan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kuantitatif asosiatif, di mana data diperoleh melalui penyebaran kuesioner tertutup kepada 100 responden. Pengolahan dan analisis data memanfaatkan metode SEM-PLS (Structural Equation Modeling Partial Least Squares) dengan bantuan aplikasi SmartPLS.Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Brand Image dan promosi memiliki pengaruh positif serta signifikan terhadap kepuasan pelanggan maupun minat beli ulang. Selain itu, kepuasan pelanggan terbukti menjadi mediator yang memperkuat pengaruh Brand Image dan promosi terhadap minat beli ulang. Dengan kata lain, semakin baik citra merek yang terbentuk dan semakin efektif strategi promosi yang dijalankan, maka kepuasan pelanggan cenderung meningkat, yang pada akhirnya mendorong pelanggan untuk kembali melakukan pembelian.
Career Growth, Lean Leadership, and Turnover Intention: The Mediating Role of Employee Engagement Among Generation Z in the FMCG Industry Yoan Nita Estera; Yenny Maya Dora
Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Vol. 7 No. 6 (2026): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Augus
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i6.6971

Abstract

High turnover among Generation Z employees has become a critical challenge for the fast-moving consumer goods (FMCG) industry, disrupting operational continuity and increasing organizational costs. Although career growth and leadership are recognized determinants of turnover intention, limited evidence explains how career growth and human-centered lean leadership reduce turnover intention through employee engagement among Generation Z employees in the FMCG industry. Grounded primarily in Social Exchange Theory and the Job Demands–Resources framework, this study develops and tests an engagement-based retention model. Data from 344 Generation Z production employees at an FMCG company in West Java, Indonesia, were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results show that career growth and lean leadership significantly enhance employee engagement and reduce turnover intention, with engagement serving as the principal mechanism linking both resources to retention; for lean leadership, the indirect effect exceeds the direct effect. The proposed model demonstrates strong explanatory power for both employee engagement and turnover intention. Importance–Performance Map Analysis (IPMA) identifies career growth, particularly promotion speed and remuneration growth, as the highest priority for improvement. Theoretically, this study contributes to the retention literature by integrating career growth, human-centered lean leadership, and employee engagement into a comprehensive retention model, while offering actionable insights for transparent career systems and human-centered leadership practices.
Pengaruh Citra Merek, Fitur Produk, dan Persepsi Harga terhadap Niat Beli Produk Minuman Saribuah dalam Kemasan Siap Minum Merek Minute Maid Pulpy Orange di Kota Bandung Puti Zahra; Yenny Maya Dora
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i6.9320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Citra Merek, Fitur Produk, dan Persepsi Harga terhadap Niat Beli konsumen pada produk Minute Maid Pulpy Orange di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap konsumen sebagai responden. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Citra Merek, Fitur Produk, dan Persepsi Harga berpengaruh signifikan terhadap Niat Beli dengan nilai F = 22,204; Sig. = 0,000. Secara parsial, Citra Merek, Fitur Produk, dan Persepsi Harga masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Beli, dengan Citra Merek sebagai variabel yang paling dominan. Nilai koefisien determinasi (R² = 0,386) menunjukkan bahwa sebesar 38,6% variasi Niat Beli dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan niat beli konsumen sangat dipengaruhi oleh persepsi positif terhadap merek, keunikan fitur produk, serta kesesuaian harga dengan nilai yang dirasakan konsumen. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat citra merek, meningkatkan manfaat fitur produk, serta menjaga keterjangkauan harga agar dapat meningkatkan niat beli konsumen secara berkelanjutan.